METRUM
Jelajah Komunitas

Pemprov Jabar Menunggu Kiprah Para Doktor

KOTA BANDUNG (METRUM) – Para intelektual yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Doktor Indonesia (Forsiladi) Jabar hendaknya berkontribusi nyata pada pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Hasil pemikiran para doktor lintas ilmu dan lintas profesi tersebut diharapkan bisa membantu pelaksanaan program Pemprov Jabar yang semuanya ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Demikian intisari sambutan Gubernur Jawa Barat H Mochamad Ridwan Kamil yang dibacakan Asisten Administrasi (Asda 3) Setda Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. Ferry Sofwan Arif, MSi pada pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forsiladi Provinsi Jawa Barat periode 2022-2027 di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (10/9/2022).

Menurut Gubernur, saat ini ekonomi Indonesia menempati urutan ke-16 di antara anggota G-20 dan diprediksi akan menempati urutan ke-4 pada 2045 di bawah Tiongkok, India, dan AS. ”Tentunya momentum kebangkitan ekonomi Indonesia tidak akan tercapai tanpa adanya kerja sama dari semua elemen masyarakat, termasuk para doktor yang tergabung dalam keanggotaan Forsiladi. Kami tunggu program nyatanya,” ujar Gubernur.

Pemprov Jabar terus berupaya meningkatkan kebijakan pertumbuhan melalui tujuh ekonomi baru pascapandemi di Jawa Barat, yakni tujuan investasi di ASEAN, ketahanan pangan, infrastruktur layanan kesehatan, industri 4.0, ekonomi digital terutama di desa-desa, green economy (bisnis hijau sebagai bisnis masa depan), dan pengembangan potensi pariwisata daerah.

”Tujuh ekonomi baru tersebut dapat menjadi peluang bagi para doktor multidisiplin ilmu untuk memberikan sumbangsih pemikiran, ide, riset, dan inovasi kebijakan untuk berkolaborasi dalam mewujudkan Jawa Barat juara lahir dan batin,” ujar Gubernur.

Ketua DPW Forsiladi Provinsi Jawa Barat Dr. Imam Jahrudin Priyanto, M.Hum. mengatakan, organisasi yang dipimpinnya siap berkolaborasi dalam riset-riset yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan program Pemprov Jabar. ”DPW Forsiladi Jabar yang beranggotakan para doktor dengan keahlian beragam siap berkontribusi untuk pembangunan di Jawa Barat,” ujar Imam JP.

Dr. Imam Jahrudin Priyanto, M.Hum.*

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forsiladi. DPP Forsiladi menekankan, kiprah DPW disesuaikan dengan kebutuhan provinsi setempat. “Silakan rekan-rekan DPW Forsiladi Jabar berkoordinasi dengan para pejabat Pemprov Jabar,” ujar Ketua Umum DPP Forsiladi Dr. Endang Samsul Arifin, S.H.I., M.Ag. seusai melantik DPW Forsiladi Jabar.

Sementara Guru Besar UPI yang juga Dewan Pakar Forsiladi Jabar, Profesor Cecep Darmawan dalam orasi ilmiahnya menjelaskan, setiap anggota Forsiladi Jabar memiliki tanggung jawab moral ilmiah dalam mencapai cita-cita dan tujuan nasional bangsa Indonesia seperti tercantum dalam konstitusi, khususnya upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

”Setiap anggota Forsiladi Jabar harus menjadi teladan dalam pembangunan SDM yang unggul, berdaya saing, berkarakter, dan memiliki komitmen penuh dalam memajukan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Cecep.

Menurut dia, Forsiladi Jabar secara kelembagaan dapat menjadi mitra bagi pemerintah melalui  kolaborasi untuk melakukan upaya resource sharing ataupun knowledge sharing yang berguna bagi pembangunan. ”Forsiladi dapat berpartisipasi secara proaktif dan kolaboratif dalam melakukan riset-riset kebijakan dan pengembangan iptek yang berguna bagi pembentukan kebijakan (evidence-based policy),” ujarnya.

Dalam pemikiran Cecep, Forsiladi Jabar dapat berkontribusi dalam menyelesaikan problematika masyarakat, bangsa, dan negara melalui sumbangsih gagasan, pemikiran kreatif inovatif, dan program-program pengabdian kepada masyarakat secara solutif.

”Forsiladi juga dapat menjadi wadah untuk mencetak generasi pemimpin bangsa yang berkontribusi bagi keberlangsungan dan keberlanjutan pembangunan,” katanya.

Sementara Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum lewat video mengucapkan selamat atas pelantikan DPW Forsiladi Jawa Barat. ”Forsiladi sebaiknya berkontribusi secara positif dan nyata untuk Jabar juara. Orang-orang pintar harus bisa membuat inovasi, dan semoga semuanya bernilai ibadah,” ujar Uu. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.