METRUM
Jelajah Komunitas

Warga Taipei Memilih Dimakamkan dengan Sistem Ramah Lingkungan

TAIWAN, ROC – “Cintai dan Lindungi Bumi” sudah menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan banyak orang, seperti bagaimana pengurusan setelah “dipanggil”. Layanan Penguburan Kota Taipei (Taipei Mortuary Services) menyampaikan, 30% dari warga Taipei yang meninggal memilih penguburan ramah lingkungan pada tahun lalu, angka ini tiap tahun meningkat.

Pemilihan penguburan ramah lingkungan sudah dipromosikan di kota Taipei sejak tahun 2003, sekarang ini terdapat 3 pilihan yaitu penguburan laut, penguburan pohon dan penguburan bunga. Wakil Perusahaan Penguburan Kota Taipei, Wang Wen-hsiu menyampaikan, ada sekitar 15 ribu – 20 ribu warga Kota Taipei yang meninggal setiap tahunnya, jumlah mereka yang memilih penguburan ramah lingkungan terus meningkat, hingga Februari 2021 sudah ada 31.951 orang yang memilih penguburan ramah lingkungan.

Menurut Wang Wen-hsiu, ada 5.316 orang dari 17.212 warga Kota Taipei yang meninggal memilih penguburan ramah lingkungan, berarti 30% warga memilih penguburan ramah lingkungan, dengan pembagian 41% penguburan bunga, 57% penguburan pohon dan 2% penguburan laut.

Wang Wen-hsiu membeberkan, ini merupakan suatu trend, meskipun penguburan ramah lingkungan tidak ada papan nama nisan, tidak mengingat nama, bahkan untuk penguburan laut tidak membagi wilayah, tetapi “daur ulang” yang merupakan kekhususan dari penguburan ramah lingkungan semakin lama semakin diterima oleh masyarakat. 

Sebagai contoh, sesuai dengan nama penguburan pohon, maka abu mayat akan ditanam di sekitar akar pohon agar abu tersebut bisa terurai secara alami. Wang Wen-hsiu mengatakan, upacara penguburan pohon sangat sederhana, pihak keluarga akan terlebih dulu mengali beberapa lobang, baru kemudian memasukkan abu mayat dalam lobang-lobang tersebut setelah itu diratakan dengan tanah, dan menutupnya dengan bebatuan, setelah itu didoakan atau dinyanyikan sesuai dengan agama kepercayaan masing-masing.

Sebenarnya kalau berjalan di sekitar taman penguburan pohon “Yong Ai” FuDe Gong, berbeda dengan “taman makam” seperti yang dibayangkan orang pada umumnya, ibu dan ayah muda tidak saja mengajak anak-anaknya jalan-jalan kawasan penguburan pohon, bahkan kadang duduk sambil mengobrol di bawah pohon. Menurut Wang Wen-hsiu, ini merupakan tata taman yang baik agar masyarakat kota bisa mandi sinar matahari.

Namun penguburan ramah lingkungan tidak ada papan nama nisan, tidak mencatat nama yang meninggal, bagaimana keluarga dan keturunan dapat mengenang almarhum? Wang Wen-hsiu mengatakan, ini merupakan hal yang paling banyak dipertanyakan masyarakat. Tidak boleh memberi tanda, kira-kira saja di mana, pada saat festival Qing Ming (Hari Ceng Beng) hanya bersembahyang di salah satu tempat secara kira-kira, semuanya harus kembali seperti sebelumnya setelah selesai sembahyang, semua sesajen dan kembang harus dibawa pulang.

Wang Wen-hsiu juga mengungkapkan, ada orang yang merasa penguburan ramah lingkungan “nantinya akan tercampur aduk menjadi satu” untuk itu mereka tidak dapat menerima cara penguburan seperti ini, tetapi tempat abu sudah tidak mencukupi lagi, harus mengantri sementara penguburan seperti ini ramah terhadap bumi untuk itu kebanyakan kaum muda dapat menerima cara ini.

Hanya saja pada saat ditanyakan, nantinya apakah akan menggunakan cara penguburan ramah lingkungan, Wang Wen-hsiu langsung menjawab “tidak”, sambil tertawa ia mengatakan, alasan utamanya adalah keterkaitan dengan agama.

Selain itu, karena penguburan pohon dan bunga harus membiarkan tanah penguburan tersebut setengah hingga satu tahun, untuk itu Kota Taipei harus menambah lahan karena peningkatan mereka yang memilih penguburan cara ini terus meningkat hampir 2 ribu orang setiap tahunnya.

Walikota Taipei, Ko Wen-je juga terkejut melihat 30% memilih penguburan ramah lingkungan, ini berarti tingkat kesadaran lingkungan dan penerimaan terhadap ide-ide baru warga Kota Taipei yang tinggi. Mengenai apakah akan ada pemakaman lingkungan di masa mendatang, Ko Wen-je mengemukakan tidak menutup kemungkinan itu, tapi masih harus memikirkannya terlebih dulu. (M1-RTI)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: