METRUM
Jelajah Komunitas

Workshop Penyiar Dasar: Rahasia Menjadi Seorang Penyiar Menurut Amaranoeva

KOMUNITAS Toa Damai bersama Metrum Radio mengadakan workshop penyiar dasar pada Minggu, 28 Februari 2021 secara virtual melalui Room zoom meeting bersama Amaranoeva selaku pemateri pada workshop kali ini dengan jumlah peserta sebanyak 13 orang.

Acara diawali sambutan oleh Mak Uwie dari Metrum Radio. Lalu sambutan oleh Faris selaku produser Toa Damai yang memperkenalkan Toa Damai kepada peserta.

Acara dilanjutkan dengan perbincangan hangat yang disampaikan Amaranoeva sebagai pemateri. Menurut Amaranoeva, untuk menjadi seorang penyiar, kita harus memiliki percaya diri serta memiliki rasa keingintahuan yang tinggi sehingga dapat menambah wawasan yang semakin luas. “Good attitude juga sangat penting bagi seorang penyiar,” ujar Ama, nama kecil Amaranoeva.

Ama melanjutkan, bahasa yang digunakan saat siaran bergantung pada radio yang dijadikan tempat siaran, umumnya menggunakan bahasa Indonesia dengan tingkatan yang disesuaikan serta tidak mengandung unsur SARA.

“Seorang penyiar harus up to date, bukan hanya pintar dalam bercakap saja. Namun diimbangi dengan pengetahuan wawasan yang luas. Penyampaian kepada pendengar bukan hanya sebatas bersua, tetapi perlu ada penyampaian rasa sehingga pendengar lebih tertarik dan tidak mudah jenuh saat mendengarkan,” tuturnya.

Workshop Dasar-Dasar Penyiar bersama Amaranoeva (Dok. Metrum).*

Ada beberapa teknik siaran yang harus diperhatikan oleh seorang penyiar yaitu; multitasking, dapat memunculkan ide-ide kreatif, dan dapat mengontrol mood saat siaran. Jadi, berusahalah untuk bangun positive life. Ama menyarankan untuk latihan sebelum siaran dan melakukan olah vokal agar artikulasi dan ekspresi lebih tersampaikan pada pendengar.

Ama juga memberi tip untuk lebih sering mendengarkan siaran dari penyiar radio lain, serta berlatih mengikuti suara atau membaca iklan. Selain itu, cobalah berkreasi dengan lagu saat siaran, contohnya adalah berbicara di atas intro lagu sebelum masuk ke vokal. Namun, hal itu harus dilakukan dengan tepat sehingga tidak menabrak vokal yang masuk. 

Sebagai seorang penyiar kita harus datang ke studio minimal 30-60 menit sebelum siaran dimulai untuk persiapan terlebih dahulu dan meminimalisir kendala agar vibes dan feel lebih terasa. Untuk waktu siaran, disarankan tidak melewati 5 menit supaya pendengar tidak jenuh dan bosan. Fokus dan konsentrasi merupakan kunci saat siaran.

Pada penghujung acara, Ama mencoba menantang peserta untuk praktek menjadi penyiar dengan naskah yang sudah disiapkan. (Yati Syalwati Rahmat)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: