METRUM
Jelajah Komunitas

Mampukah Enric Mas Bertahan dari Gempuran Roglic di Enam Etape Pamungkas Vuelta 2026?

GELARAN seri grand tour terakhir, Vuelta a Espana 2026, kini memasuki fase penentuan. Selepas menjalani hari istirahat pada Senin (7/9/2026), para pebalap bersiap melahap enam etape tersisa (Etape XVI–XXI) mulai Selasa (8/9/2026) hingga finis pamungkas di Granada pada Minggu (13/9/2026).

Sebelum masa rehat, Etape XV yang digelar Minggu (6/9/2026) terpaksa dipangkas rutenya dari 189 km menjadi 110 km demi keselamatan peserta akibat gelombang panas ekstrem yang menyentuh 44 derajat Celcius. Pebalap asal Belgia dari tim Visma Lease a Bike sekaligus pemegang kaus hijau, Wout Van Aert, keluar sebagai yang tercepat setelah jadwal start digeser lebih sore untuk menghindari puncak suhu udara.

Di papan atas klasemen umum, pebalap tuan rumah Enric Mas tampil mengejutkan dengan mengamankan kaus merah pimpinan perlombaan hingga Etape XV. Pebalap Movistar berusia 31 tahun tersebut mengantongi keunggulan 2 menit 6 detik atas Felix Gall (Decathlon CMA CGM) dan berjarak 2 menit 10 detik dari juara empat kali Vuelta, Primoz Roglic (Red Bull Bora).

Pencapaian Mas membuat publik balap sepeda Spanyol terpukau. Pasalnya, setelah prestasi yang cenderung pasang-surut sejak debutnya di usia 23 tahun—dengan catatan terbaik tiga kali runner-up dan sekali peringkat ketiga—Mas tidak dijagokan pada edisi kali ini. Publik Spanyol sendiri sudah menanti selama 12 tahun sejak Alberto Contador terakhir kali menyabet gelar juara pada 2014.

Wout Van Aert (Visma Lease a Bike/Belgia) selebrasi memenangi Etape XV Vuelta 2026 di Cordoba, Spanyol. (Foto: Getty Images).*

Sinyal kebangkitan Mas mulai terlihat sejak Etape VI ketika ia menjadi satu-satunya pebalap yang sanggup menempel Tadej Pogacar di medan tanjakan. Mengambil alih posisi runner-up dari Roglic, Mas kemudian merebut kaus merah di Etape VIII menyusul insiden kecelakaan yang memaksa Pogacar mundur. Keperkasaan Mas berlanjut lewat kemenangan manis di Etape IX, sekaligus membungkam keraguan para pengamat.

BACA JUGA:  Kejuaraan Sepeda Trek Asia 2022: Ayustina Raih Perak Omnium

Meski begitu, ujian sesungguhnya baru saja dimulai. Enam etape pemungkas menyajikan rute tanjakan berat di Etape XIX dan XX, serta tantangan Individual Time Trial (ITT) sejauh 32 km pada Etape XVIII. Sesi ITT diprediksi menjadi momentum bagi Roglic, mengingat statusnya sebagai peraih emas ITT Olimpiade Tokyo 2021. Namun, Mas berpeluang membalas di medan pegunungan yang selama ini menjadi keunggulannya.

Mas mengaku mendapat suntikan motivasi besar dari kaus merah yang kini melingkar di badannya untuk menghadapi gempuran para pesaing di pekan terakhir.

“Kaus merah ini seakan memberi energi tambahan, seperti adrenaline dan wing yang membawa saya seakan terbang membuat saya bisa mengayuh di tanjakan dengan lebih ringan, saya akan terus bertahan dan mengandalkan dua etape tanjakan berat ini, juga di etape ITT saya akan berjuang maksimal bersaing dengan Roglic dan Gall,” ungkap Enric Mas dengan bersemangat.

Klasemen Sementara hingga Etape XV:

  • Enric Mas (Movistar/Spanyol) — 52:05:56
  • Felix Gall (Decathlon/Austria) — +2:06
  • Primoz Roglic (Red Bull Bora/Slovenia) — +2:10
  • Richard Carapaz (EF Education/Ekuador) — +4:24
  • Oscar Onley (Netcompany Ineos/Inggris) — +4:44. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.