METRUM
Jelajah Komunitas

Tinggalkan Label Besar, ILIRA ‘Comeback’ Lewat Single Independen “Wasn’t Made For It”

PENYANYI asal Swiss, ILIRA, resmi merilis single terbarunya yang bertajuk “Wasn’t Made For It”. Karya musikal ini bercerita tentang kesadaran bahwa seseorang tidak bisa melarikan diri dari sebuah perasaan hanya dengan cara mengubah lingkungan sekitarnya. Melalui lagu ini, ILIRA menyampaikan pesan bahwa rumah bukanlah sekadar sebuah tempat, melainkan tentang siapa diri kita pada saat kita berhenti berlari.

Peluncuran single ini sekaligus menandai babak baru dalam karier ILIRA yang kini mantap memilih jalur independen. Keputusan radikal tersebut berawal dari rasa hampa yang ia alami di tengah pusaran popularitas industri musik. Sebelumnya, artis yang ditemukan pertama kali lewat sebuah unggahan di platform SoundCloud ini sukses membangun karier sebagai penulis lagu dan pencetak hit bagi sederet rapper, DJ internasional, bintang pop, hingga kreator TikTok.

Meski mendulang kesuksesan finansial yang memuaskan pihak label dan manajernya, ILIRA justru merindukan keintiman dari panggung-panggung berskala kecil yang sering dianggap esensial oleh banyak seniman. Merasa kehilangan arah, ia akhirnya mengambil langkah berisiko dengan meninggalkan label rekaman, manajer, dan penerbitnya. Langkah mundur ini menuntut pengorbanan finansial, namun berhasil mengembalikan hal yang tak ternilai: kebahagiaan serta dorongan kuat baginya untuk kembali membuat musik.

Kini, ILIRA mengendalikan penuh arah musiknya dengan turut memproduksi lagu, menulis lirik otobiografi, dan memainkan instrumennya secara mandiri. Berbekal jangkauan vokal empat oktaf serta insting tajam untuk meracik melodi besar, ia hadir sebagai representasi seniman yang lebih mengutamakan keaslian ketimbang ketenaran semata. Ia memilih untuk merintis jalannya sendiri daripada harus membengkokkan jati dirinya demi tuntutan industri.

Jauh sebelum mengambil langkah independen, artis kelahiran Bernese Oberland ini telah mencatatkan rekam jejak gemilang dan berstatus sebagai salah satu musisi Swiss paling sukses sepanjang masa. ILIRA tercatat pernah menjajal deretan panggung raksasa, mulai dari Montreux Jazz Festival, Lollapalooza, Stadion Wembley, hingga Sunny Hill Festival milik Dua Lipa. Portofolionya mencakup jutaan putaran (streams), deretan sertifikasi emas dan platinum, serta sebuah hit nomor satu bersama Alle Farben yang mendominasi puncak tangga lagu selama sebulan penuh. (M1)***

BACA JUGA:  JayJax & TOXICDEV! Getarkan Industri Musik Lewat Single Lintas Genre “FOMO”

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.