Buah Usulan KDS ke Presiden Prabowo, Jalan Perbatasan Ciwidey–Gununghalu Kini Mulus Di-cor
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Warga Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung menyambut gembira rampungnya pembangunan jalan perbatasan yang mengubungkan Ciwidey dengan Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Jalur strategis penghasil komoditas pertanian yang dulunya rusak parah dan berbatu tersebut kini telah dicor mulus permanen.
Sebagai bentuk rasa syukur, warga bersama jajaran pemerintah daerah menggelar syukuran serta doa dan makan bersama di kawasan perkebunan teh dan pinus, Kamis (15/10/2026). Pembangunan jalan perbatasan sepanjang 2,5 kilometer ini merupakan hasil usulan langsung Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), kepada Presiden Prabowo Subianto pada akhir 2025 lalu.
Warga setempat menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah daerah dan pusat yang berdampak langsung pada kemudahan aktivitas harian mereka.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Bandung Pak Dadang Supriatna. Berkat beliau, jalan kami yang dulu rusak parah kini sudah mulus. Terima kasih kepada Pak Presiden juga yang telah mengabulkan usulan Pak Bupati,” ujar Nurjanah (46), salah seorang warga Lebakmuncang.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR, Ibnu Kurniawan, membenarkan bahwa pengerjaan proyek senilai Rp15,24 miliar ini dieksekusi melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah berdasarkan usulan KDS.
“Terus terang, jalan sepanjang 2,485 kilometer ini dibangun berdasarkan instruksi langsung Bapak Presiden atas usulan Bapak Bupati Bandung kepada Menteri PUPR. Ini tentu karena Pak Bupati KDS sangat peduli terhadap masyarakatnya,” ungkap Ibnu.
Jalan beton dengan lebar sekitar 8 meter tersebut dikerjakan secara multiyears sejak Desember 2025 hingga 2026. Ibnu secara resmi menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Pemkab Bandung dan mengimbau warga untuk merawat fasilitas yang ada.
“Mumpung banyak masyarakat yang hadir, saya ingin mengatakan membangun jalan ini butuh anggaran besar. Jadi kami titip agar jalan ini dijaga dengan baik. Paling tidak, dijaga kebersihannya. Karena kalau tidak dirawat, jalan ini bisa cepet rusak,” kata Ibnu.
Bupati Bandung KDS menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PUPR atas terealisasinya proyek infrastruktur tersebut. Ia optimistis akses yang lebih lebar dan mulus akan mempercepat arus distribusi komoditas unggulan kawasan perbatasan seperti kopi dan sayur-mayur ke pasar.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menteri PUPR yang telah mengabulkan usulan kami untuk pembangunan jalan ini. Semoga kehadiran jalan yang baik ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kedua daerah terutama dalam mendongkrak perekonomian warga di wilayah perbatasan ini,” tutur KDS.
“Dengan jalan yang semakin lebar dan mulus tentu semakin meningkatkan perekonomian masyarakat termasuk memudahkan masyarakat untuk mengantarkan hasil bumi ke pasar, karena di sini merupakan penghasil pertanian seperti kopi dan sayuran,” pungkasnya. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.