KDS: Ponpes Al Husaeni Berhasil Cetak Kader Bangsa hingga Kancah Nasional
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi terhadap kontribusi Pondok Pesantren Al Husaeni yang dinilai konsisten mencetak generasi berkarakter dan berprestasi hingga tingkat nasional. Menurutnya, keberadaan pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Pernyataan tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Al Husaeni. Ia menilai lembaga pendidikan berbasis pesantren tidak hanya menjadi pusat pembelajaran agama, tetapi juga mampu melahirkan kader bangsa yang memiliki kemampuan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta daya saing di berbagai bidang.
“Ponpes Al Husaeni telah membuktikan mampu melahirkan kader-kader bangsa yang berkiprah, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga hingga tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bandung,” ujar Dadang Supriatna.
KDS mengatakan, pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas manusianya. Peran pesantren dinilai sangat penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan moral yang kuat.
“Kemajuan daerah akan ditentukan oleh kualitas manusianya. Pesantren telah menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa,” katanya.
KDS juga mengapresiasi kiprah para alumni Ponpes Al Husaeni yang telah berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia profesional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan sistem pendidikan pesantren dalam melahirkan SDM yang adaptif dan kompetitif.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus mendukung pengembangan lembaga pendidikan keagamaan melalui berbagai program, termasuk peningkatan kualitas sarana dan prasarana, penguatan kapasitas tenaga pendidik, serta kolaborasi dalam pembangunan karakter generasi muda.
“Kami berkomitmen terus mendukung kemajuan pesantren karena dari lembaga inilah lahir generasi penerus yang akan membawa Kabupaten Bandung dan Indonesia menjadi lebih baik di masa depan,” tegas KDS.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan, Pemkab Bandung berharap semakin banyak lahir kader bangsa yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.