METRUM
Jelajah Komunitas

Sabet Dua Perunggu di Aichi-Nagoya, Tim MTB Indonesia Selamatkan Wajah Balap Sepeda Merah Putih

SEKTOR Road Race boleh saja gagal menyumbang medali, namun tim balap sepeda Indonesia langsung membayarnya lewat disiplin Mountain Bike (MTB). Dua medali perunggu berhasil diamankan wakil Merah Putih dari nomor Cross Country (XC) putra dan putri pada ajang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Obata Ryokuchi Park, Aichi, Jepang, 24–25 September 2026.

Pada persaingan sektor putra, Jumat (25/9/2026), Feri Yudoyono tampil impresif hingga mengunci tempat ketiga. Feri menyentuh garis finis dengan selisih waktu 26 detik dari pembalap Tiongkok, Yuan Jiwei, yang meraih emas usai mencatatkan waktu 1 jam 25 menit 13 detik. Sementara posisi kedua sekaligus medali perak diraih atlet tuan rumah, Tatsumi Soejima, yang terpaut 5 detik dari Yuan Jiwei.

Capaian di Aichi-Nagoya menjadi lompatan prestasi tersendiri bagi Feri. Pembalap yang pernah memborong dua emas di SEA Games Kamboja 2023 ini berhasil memperbaiki catatannya setelah pada Asian Games 2023 Hangzhou lalu harus puas tertahan di peringkat keempat.

Sayu Bella Sukma Dewi (Indonesia) meraih perunggu MTB Cross Country Asian Games 2026 di Obata Ryokuchi Park, Aichi -Jepang. (Foto: RRI).

Sehari sebelumnya, Kamis (24/9/2026), hasil serupa diukir di sektor putri. Sayu Bella Sukma Dewi menyumbang perunggu usai menuntaskan balapan di posisi ketiga. Sayu harus mengakui keunggulan dua pembalap tangguh Tiongkok, Wu Zhufan yang merebut emas dan Liang Zhenglan yang mengamankan perak.

Usai mengantongi dua perunggu dari disiplin MTB Cross Country, asa tim balap sepeda Indonesia untuk menambah perolehan medali kini bertumpu pada disiplin BMX Free Style dan Racing yang dijadwalkan berlaga pada Sabtu dan Minggu (26-27/9/2026). Perjuangan kemudian dilanjutkan oleh tim Track (velodrome) di Izu Velodrome, Shizuoka, mulai 29 September hingga 2 Oktober 2026. (M1-BK)***

BACA JUGA:  RS Muhammadiyah Bandung Selatan Tambah Kebutuhan Tempat Rawat di Kabupaten Bandung

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.