METRUM
Jelajah Komunitas

Salat Id di Kota Bandung Digelar di 2.124 Titik, Ribuan Petugas Kebersihan Dikerahkan

KOTA BANDUNG (METRUM) – Menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara optimal. Ribuan titik lokasi salat pun telah disiapkan dan tersebar di berbagai wilayah kota untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah berjamaah.

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung dipastikan tersebar luas di 2.124 titik yang mencakup 30 kecamatan. Rinciannya, sebanyak 1.525 lokasi berada di masjid dan 599 lainnya di lapangan terbuka.

Untuk menjamin kelancaran ibadah, Pemerintah Kota Bandung mengerahkan 9.930 petugas kebersihan. Mereka disiagakan guna menjaga kenyamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Salat Id berlangsung.

Sejumlah lokasi ikonik kembali diprediksi menjadi magnet utama jemaah. Kawasan Masjid Raya Al Jabbar dan Masjid Agung Bandung diperkirakan dipadati warga, mengingat posisinya yang strategis sekaligus menjadi destinasi favorit setiap tahun.

Selain itu, Masjid Pusdai Jawa Barat dan kawasan Gedung Sate juga masuk dalam daftar titik dengan potensi lonjakan jemaah. Kapasitas besar serta fasilitas yang memadai menjadikan lokasi-lokasi tersebut selalu ramai dipilih masyarakat dari berbagai wilayah.

Pemkot Bandung juga menyiapkan pelaksanaan Salat Id tingkat kota yang akan digelar di Plaza Balai Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dijadwalkan mengikuti salat berjamaah bersama jajaran OPD, kewilayahan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tak hanya terpusat di lokasi utama, pelaksanaan Salat Id juga menyebar hingga ke lingkungan warga. Mulai dari halaman masjid, area perkantoran, lapangan, hingga ruas jalan dimanfaatkan sebagai tempat ibadah.

Di Kecamatan Andir, misalnya, Salat Id akan dilaksanakan di sejumlah titik seperti halaman parkir Superindo Rajawali dan lapangan olahraga SMA YWKA guna menampung jemaah di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Evenepoel Pertahankan Kaus Merah, Vine Kuasai Etape VIII Vuelta a Espana 2022

Sementara itu, di kawasan Antapani dan Arcamanik, warga juga menyiapkan berbagai lokasi alternatif seperti Lapangan Kiwari serta sejumlah ruas jalan dan area permukiman untuk pelaksanaan salat.

Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk melaksanakan salat di lokasi terdekat guna menghindari penumpukan jemaah. Warga juga diminta tetap menjaga ketertiban serta kebersihan selama ibadah berlangsung.

Sebagai catatan, penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah akan ditentukan melalui sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam, 19 Maret 2026. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.