100 Wanita yang Paling Berpengaruh di Dunia 2021 Versi Forbes
TAIWAN, ROC – Majalah Forbes pada Rabu (8/12/2021) seperti dilansir dari RTI, mengumumkan 100 Wanita yang Paling Berpengaruh di Dunia tahun 2021, nama Presiden taiwan Tsai Ing-wen yang tahun lalu masuk peringkat ke-37, tahun ini naik ke peringkat ke-9. Mantan istri perintis e-commerce Amazon Jeff Bezos berada di urutan pertama, posisi mantan Perdana Menteri Jerman Angela Merkel malah menurun.
Majalah Forbes mengungkap, ketika situasi hubungan lintas selat dalam kondisi tegang selama belasan tahun terakhir, Presiden Tsai Ing-wen membela demokrasi dalam permainan catur geopolitik membuat nama Presiden Tsai Ing-wen naik peringkat ke-9; tahun lalu Taiwan menerapkan program penelusuran dalam tindakan pencegahan epidemi bertujuan untuk menghindari penularan skala besar. Presiden Tsai Ing-wen menjadi sorotan dan percontohan bagi dunia sebagai pemimpin selama masa epidemi COVID-19.
Angela Merkel sempat masuk urutan teratas untuk 100 Wanita Yang Paling Berpengaruh di Dunia, akan tetapi setelah Angela Merkel memimpin ekonomi besar Eropa selama 16 tahun sejak tanggal 8 Desember posisi ini beralih kepada orang lain. 。
Tahun ini untuk peringkat pertama adalah mantan istri Jeff Bezos, MacKenzie Scott. Saat ini dia adalah wanita terkaya ketiga dunia, akan tetapi pengaruhnya bukan karena dia memimpin sebuah instansi perusahaan, negara ataupun instansi pemerintahan.
Menurut Editor ForbesWomen, Maggie McGarth menulis bahwa tidak diragukan lagi, karena MacKenzie Scott menyumbangkan kekayaannya, saat bersamaan juga ingin membuat terobosan baru dalam perusahaannya. Ketika mantan suami Jeff Bezos naik pesawat antariksa, Scott tidaknya hanya menjalani organisasi non-profit untuk menjalankan kegiatan amal, tetapi juga memberikan tantangan kepada pemerintahannya yang mengumpulkan kekayaan dan kekuasaan.
Wapres AS Kamala Haris menduduki peringkat ke-2. Tahun ini setelah dia menjabat sebagai wapres menjadi catatan baru dalam sejarah AS terpilih wanita dengan posisi pemerintahan tinggi. Kamala Haris mengingatkan ada harapan bagi wanita untuk duduk di kantor oval pemerintahan AS dan bukan tak terjangkau.
Urutan ke-3 adalah Presiden Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde dan urutan ke-8 adalah Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Semuanya adalah politikus Eropa, mereka memimpin otoritas tertinggi di Uni Eropa.
Selain itu, chief executive officer of Advanced Micro Devices (AMD) Lisa Su dengan tempat kelahiran di Taiwan menduduki peringkat ke-49.
Lisa Su lahir di Tainan pada tahun 1969, sewaktu usia 3 tahun bersama orang tua imigrasi dan menetap di Amerika, memiliki latar pendidikan S1 hingga S3 di Massachusetts Institute of Technology (MIT), berlanjut menjabat sebagai staf teknisi di Texas Instruments dan IBM semikonduktor, kemudian pada tahun 2012 beralih perusahaan dan menjabat sebagai wakil presiden AMB, pada bulan Oktober 2014 dipromosikan menjadi President and CEO of Advanced Micro Devices hingga sekarang. (M1-RTI)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.