Jangan Pakai Pasta Gigi! Ini Tips Merawat Splint TMJ Agar Tetap Bening dan Bebas Bakteri
Oleh Dewi Nada*
BAGI para penderita gangguan sendi rahang (Temporomandibular Joint Disorder atau TMJ), alat pelindung rahang bernama splint atau night guard adalah penyelamat harian. Alat berbahan akrilik khusus ini berfungsi sebagai penopang sekaligus peredam tekanan saat kita tidak sengaja mengatupkan gigi dengan kencang akibat stres atau menahan nyeri.
Namun, karena posisinya berada di dalam mulut sepanjang hari, splint sangat rentan berubah warna menjadi kuning, kusam, bahkan berbau jika salah dalam merawatnya. Agar splint TMJ kesayangan Anda tetap bening dan awet, berikut panduan perawatan tepat yang wajib Anda ketahui:
1. Hindari Pasta Gigi
Ini adalah kesalahan paling umum. Pasta gigi mengandung partikel abrasi halus yang bisa membuat permukaan akrilik splint tergores. Goresan halus ini nantinya akan membuat alat terlihat buram dan menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk bersarang.
2. Gunakan Sabun Cair Ringan
Cara terbaik untuk mencucinya adalah dengan menggunakan sabun cuci piring cair yang lembut atau sabun bayi. Sikat seluruh permukaannya secara perlahan menggunakan sikat gigi yang berbulu sangat lembut (super soft).
3. Jauhi Air Panas
Selalu gunakan air bersuhu ruang atau air dingin untuk membersihkan dan membilas. Air panas dapat mengubah struktur plastik (warping), sehingga bentuk splint bisa berubah dan tidak presisi lagi saat dipasang di rahang.
4. Lakukan Rendaman Mingguan
Seminggu sekali, manjakan splint Anda dengan merendamnya dalam segelas air yang diberi tablet pembersih gigi tiruan (retainer cleanser) selama 15 menit. Langkah ini sangat efektif untuk mengangkat sisa plak yang menempel jauh di dalam sudut alat.
5. Pastikan Kering Sebelum Disimpan
Jangan pernah memasukkan splint yang masih basah ke dalam wadahnya. Kondisi yang lembap adalah lingkungan terbaik bagi jamur untuk tumbuh. Keringkan dengan tisu bersih terlebih dahulu, lalu simpan dalam kotak yang memiliki sirkulasi udara baik.
Merawat kebersihan splint bukan hanya soal estetika agar tetap terlihat bening, melainkan tentang menjaga kesehatan rongga mulut kita agar terbebas dari infeksi bakteri.***
*Penulis, Navigator Kesehatan (Navigating life with SJS, Autoimmune, TMJ, Tinnitus, & Stroke)
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.