METRUM
Jelajah Komunitas

Aksi Breakaway Dramatis di Etape V LTdL 2026: Breuillard Curi Kemenangan, Takhta Lennart Jasch Makin Kokoh

GENTING HIGHLANDS (METRUM) – Kejutan manis mewarnai panggung Etape V Petronas Le Tour de Langkawi (LTdL) 2026, Kamis (1/10/2026). Pembalap non-unggulan asal Prancis, Nicolas Breuillard, sukses memenangi rute tanjakan paling krusial Tapah–Genting Highlands sepanjang 125 km.

Pembalap yang membela tim Total Energies tersebut berhasil melancarkan aksi breakaway sejak awal tanjakan dan bertahan sendirian hingga garis finis, meski terus ditempel ketat oleh rombongan atlet papan atas klasemen. Breuillard menyentuh garis akhir dengan catatan waktu 3 jam 11 menit 24 detik, unggul 8 detik atas pesaing dekatnya Josh Burnett (Burgos Burpellet/Australia).

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi pembalap berusia 26 tahun tersebut, mengingat dirinya sempat menderita sakit saat baru mendarat di Malaysia sebelum lomba dimulai.

“Saya tentu puas bisa memenangi Etape V rute tanjakan kunci LTdL 2026, meskipun di klasemen saya jauh tertinggal sejak awal Etape 1 karena kondisi sakit setiba di Malaysia jelang lomba. Kondisi semakin membaik di Etape V ini sehingga saya bisa tampil cukup bagus, dan setidaknya bisa memenangi etape penting tanjakan Genting Highlands,” ungkap Nicolas Breuillard.

Keberhasilan Breuillard sekaligus menjaga marwah tim Total Energies yang datang ke LTdL 2026 sebagai juara bertahan perorangan lewat pencapaian Joris Delbove pada edisi 2025.

“Saya sebagai atlet dari tim Total Energies tadinya berharap bisa membuat kejutan menjadi juara lagi, tapi karena sejak datang di Malaysia sakit, tidak bisa tampil maksimal di dua etape awal sehingga sudah tertinggal jauh, tapi setidaknya saya bisa memenangi Etape V yang merupakan etape penting penentu juara,” ujar Breuillard menambahkan.

Klasemen Utama Masih Adem Ayem

Kendati Breuillard merajai Etape V, posisi di jajaran teratas klasemen umum (GC) tidak mengalami pergeseran signifikan. Pasalnya, Breuillard sebelumnya tercecer jauh di urutan ke-39 dengan selisih waktu lebih dari 8 menit.

BACA JUGA:  Membangun Masyarakat Eco Transport

Pemegang kaus oranye, Lennert Jasch (Tudor Pro Team/Jerman), finis di posisi ketiga (+21 detik) dan memperlebar keunggulannya di puncak klasemen menjadi 26 detik atas runner-up Abel Balderstone (Caja Rural/Spanyol) yang finis di posisi ke-6.

Dengan menyisakan tiga etape tersisa yang seluruhnya berkarakter lintasan datar hingga finis di Putrajaya pada Minggu (4/10/2026), posisi tiga besar klasemen diprediksi bakal sulit tergoyahkan.

Selanjutnya pada Etape VI, Jumat (2/10/2026), para pembalap akan melahap rute datar Pandan Indah–Rembau sejauh 121,3 km yang bakal menjadi ajang adu mekanik bagi para sprinter andalan seperti Matteo Malucelli (XDS Astana).

Klasemen Sementara Hingga Etape V:

  1. Lennart Jasch (Tudor Pro Team/Jerman) – 18:58:33
  2. Abel Balderstone (Caja Rural/Spanyol) – +26 detik
  3. Jan Castellon (Caja Rural/Spanyol) – +42 detik
  4. Jose Manuel Diaz (Burgos Burpellet/Spanyol) – +1 menit 20 detik
  5. Eivind Fougner (Unibet Rose Rockets/Norwegia) – +1 menit 32 detik. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.