Anggaran Dipangkas Jadi Rp13 Miliar, Pemkab Bandung Tetap Patok Target 100 Medali di Porprov XV Jabar!
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memancangkan target tinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Melalui kolaborasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan KONI Kabupaten Bandung, sebanyak 1.200 personel kontingen siap diterjunkan untuk memburu hingga 100 medali.
Ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 di tiga daerah sekaligus, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Sebanyak 58 cabang olahraga (cabor) bakal dipasangi target emas.
Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengungkapkan bahwa komitmen Bupati Bandung Dadang Supriatna tetap kokoh dalam mendukung iklim olahraga daerah, meski harus beralih strategi di tengah efisiensi anggaran.
“Bersama dengan KONI kami melakukan persiapan Porprov ke-15 yang akan diselenggarakan di 3 lokasi yaitu di Bekasi, Bogor, dan di Depok. Kita rencananya turun di 58 cabor. Pak Bupati memberikan spirit dan dukungan melalui penganggaran kepada KONI. Ini Menunjukkan bahwa Pak Bupati walaupun di tengah-tengah defisit masih peduli terhadap olahraga,” ujar Dicky Anugrah, Selasa (6/10/2026).
Bupati Bandung juga telah merilis Surat Keputusan (SK) resmi yang mengesahkan amunisi kontingen—mencakup atlet hingga jajaran official. Dicky menegaskan bahwa pemangkasan dana dari Rp25 miliar menjadi Rp13 miliar tidak mengendurkan gertak kontingen untuk mencetak prestasi maksimal.
“Tentunya ini membutuhkan fasilitas yang cukup besar, karena Pak Bupati pun memohon ada target-target capaian prestasi yang diunggulkan dari beberapa cabor. Seperti dayung, ditargetkan oleh Pak Bupati raih 17 medali. Ya minimal 1 cabor ada 1 emas. Secara keseluruhannya target raihan medali antara 90-100 medali, mudah-mudahan bisa tercapai. Walaupun anggarannya terbatas, sebelumnya kan Rp25 miliar, sekarang Rp13 miliar,” beber Dicky.
Guna memuluskan ambisi tersebut, para atlet dan pelatih terus mematangkan porsi latihan di berbagai fasilitas unggulan, mulai dari kawasan Kompleks Stadion Si Jalak Harupat hingga perairan alam di Bandung Selatan.
“Sekarang sudah mulai pembinaan dan latihan. Banyak juga cabor yang dilatihnya di venue-venue di kawasan Stadion Si Jalak Harupat seperti hoki dan renang. Tapi untuk dayung latihannya di Situ Cileunca,” pungkas Kadispora. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.