Bandara Husein Bersiap Layani Penerbangan Jet, InJourney Genjot Aspek Keselamatan dan Keamanan
KOTA BANDUNG (METRUM) – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mulai mematangkan persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara setelah pemerintah memberikan lampu hijau bagi bandara tersebut untuk kembali melayani penerbangan niaga berjadwal menggunakan pesawat jet. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengaktifkan kembali peran Bandara Husein sebagai salah satu gerbang transportasi udara di Jawa Barat.
Bandara Husein Sastranegara bersiap kembali melayani penerbangan pesawat jet untuk rute domestik maupun internasional. Persiapan dilakukan menyusul terbitnya Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026 yang membuka kembali peluang optimalisasi operasional bandara tersebut.
Berdasarkan ketentuan itu, Bandara Husein tidak hanya dapat melayani penerbangan niaga berjadwal menggunakan pesawat jet dan propeller, tetapi juga penerbangan tidak berjadwal serta angkutan udara bukan niaga untuk rute dalam maupun luar negeri. Saat ini, operasional bandara masih terbatas pada penerbangan domestik menggunakan pesawat propeller untuk rute intra-Pulau Jawa.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan pihaknya telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
“Persiapan yang dilakukan mengacu pada Surat Dirjen Perhubungan Udara, dengan penekanan pada aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan agar optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dapat berjalan baik dan lancar,” ujar Pahlevi, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, koordinasi terus dilakukan bersama Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN, Danantara, InJourney, maskapai, operator ground handling, Imigrasi, Bea Cukai, hingga Lanud Husein Sastranegara untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
Di sektor keselamatan, InJourney meningkatkan kapasitas layanan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF/PKP-PK) dari kategori 5 menjadi kategori 7, termasuk penambahan kendaraan pemadam Foam Tender. Sementara di bidang keamanan, bandara diperkuat dengan tambahan personel Aviation Security, perangkat pemindai logam, CCTV, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Pembenahan juga dilakukan pada sisi udara melalui overlay runway, peningkatan kesiapan taxiway dan apron guna mendukung operasional pesawat jet. Di terminal penumpang, revitalisasi ruang tunggu domestik maupun internasional turut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan.
“Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara dengan pelayanan, infrastruktur, dan fasilitas yang semakin baik, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi,” tutup Pahlevi. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.