KOTA BANDUNG (METRUM) – Isu-isu seperti dinamika komunikasi militer, polarisasi politik dalam tayangan televisi, transformasi komunikasi bisnis dan pemasaran digital, serta tantangan komunikasi kesehatan pascapandemi kini menjadi topik yang semakin relevan untuk dikaji. Seluruh tema tersebut akan menjadi pembahasan utama, bersama isu-isu kontemporer lainnya, dalam International Seminar DIKOM-IC 2025 yang digelar oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (FIKOM UNISBA) pada Rabu, 4 Juni 2025, pukul 09.00–14.00 WIB.
FIKOM UNISBA, yang telah berdiri sejak 15 November 1958 dan berlandaskan nilai-nilai Islam, memiliki visi menjadi institusi unggul yang mencetak lulusan berkualitas dan berakhlak mulia. Melalui tridarma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—UNISBA berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan bangsa. Tema konferensi internasional tahun ini, “The Roundtable of Transformation and Social Changes: Opportunities and Challenges in Digital Era”, selaras dengan misi UNISBA dalam mewujudkan reputasi sebagai universitas unggulan di kawasan Asia.
Konferensi ini diselenggarakan secara hybrid—tatap muka di Auditorium Lantai 8, Gedung Dekanat UNISBA Jalan Tamansari, Bandung dan juga secara daring melalui platform Zoom. Acara akan dibuka oleh Dekan FIKOM UNISBA, Prof. Dr. Atie Rachmatie, bersama Ketua Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi, Prof. Dr. Neni Yulianita.

Sejumlah tokoh akademik internasional dijadwalkan menjadi pembicara utama, antara lain Dr. Deshinta Arrova Dewi (Editor Jurnal Data Science, Universiti Malaysia), Dr. Ani Yuningsih (Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi UNISBA), Dr. Supot Rattananupap (Wakil Dekan Akademik dari Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand), dan Prof. Anang Sujoko, D.COMM (Dekan FISIP Universitas Brawijaya Malang). Mereka akan mengulas peluang dan tantangan dalam menghadapi transformasi sosial di era digital.
Setelah sesi utama, acara akan dilanjutkan dengan diskusi paralel dalam format kelas kecil secara daring. Diskusi ini akan menghadirkan lebih dari 30 pemakalah dari berbagai universitas ternama di Malaysia seperti USIM dan UiTM, serta kampus-kampus terkemuka di Indonesia. Tak hanya itu, belasan mahasiswa program doktoral FIKOM UNISBA juga akan turut ambil bagian. Sesi ini diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta mengenai penerapan komunikasi digital dan dinamika perubahan sosial dalam berbagai konteks lokal maupun global.
Seminar DIKOM-IC 2025 terbuka untuk mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 Ilmu Komunikasi. Pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung Banu via WhatsApp di +62 812-2417-813. Informasi lebih lanjut juga tersedia di Instagram @icdikom_2025.
Untuk media dan publikasi, dapat menghubungi Ketua Panitia, Tresia Wulandari, melalui WhatsApp di +62 818-0465-0971. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.