METRUM
Jelajah Komunitas

Disiplin ASN di Tengah Euforia Piala Dunia 2026: Nobar Boleh, Tinggalkan Tugas Jangan

KOTA BANDUNG (METRUM) – Euforia turnamen sepak bola Piala Dunia 2026 yang tengah menyita perhatian publik tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya. Pemerintah Kota Bandung menegaskan disiplin kerja dan kualitas pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan tidak ada toleransi bagi ASN yang memanfaatkan jam kerja untuk menonton pertandingan sepak bola, baik secara langsung maupun melalui perangkat digital di lingkungan kantor.

“Kerja ya kerja. Tidak ada toleransi untuk hal-hal yang mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, antusiasme terhadap sepak bola merupakan hal yang wajar, terlebih ketika pertandingan berlangsung pada waktu di luar jam kerja. Namun, kecintaan terhadap olahraga tersebut tidak boleh menggeser tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Farhan mengingatkan setiap ASN harus mampu menempatkan hiburan secara proporsional dan tetap menjaga profesionalisme. Ia menilai pelayanan publik tidak boleh terganggu hanya karena tingginya minat terhadap pertandingan internasional yang sedang berlangsung.

“Boleh menikmati pertandingan, tetapi jangan sampai mengorbankan pekerjaan. Tugas utama tetap harus didahulukan,” katanya.

Di tengah imbauan tersebut, Farhan mengaku turut mengikuti beberapa pertandingan dan menikmati kualitas permainan yang ditampilkan sejumlah tim peserta. Salah satu laga yang mencuri perhatiannya adalah pertandingan Meksiko yang menurutnya menampilkan permainan atraktif dan efektif.

“Saya sempat menonton pertandingan Meksiko. Permainannya sangat menarik, terutama gol keduanya yang luar biasa,” ujarnya.

Meski demikian, Farhan menegaskan bahwa kegemaran menonton sepak bola harus dibarengi dengan tanggung jawab, terutama bagi ASN yang setiap hari berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Piala AFC Asia U23 Qatar 2024: Duel Indonesia vs Korsel Menuju Olimpiade Paris 2024

Untuk mengakomodasi tingginya minat warga terhadap turnamen tersebut, Pemkot Bandung membuka peluang menggelar kegiatan nonton bareng pada akhir pekan. Rencana itu akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi dengan TVRI agar masyarakat dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama tanpa mengganggu aktivitas produktif.

“Kalau memungkinkan, kami akan berkoordinasi dengan TVRI agar bisa menghadirkan acara nobar yang dapat dinikmati masyarakat pada akhir pekan,” ungkapnya.

Farhan berharap masyarakat maupun ASN dapat menikmati hiburan olahraga secara sehat tanpa mengesampingkan kewajiban masing-masing. Menurutnya, keseimbangan antara rekreasi dan tanggung jawab merupakan kunci menjaga produktivitas di tengah tingginya antusiasme terhadap sepak bola dunia.

“Silakan menikmati pertandingan, tetapi tetap bertanggung jawab. Jangan sampai karena menonton bola, pekerjaan menjadi terbengkalai,” pungkasnya. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.