Gandeng Sal Priadi di Trek “Api dan Salju”, Natania Karin Rangkum Kisah Kenangan Lewat Album Baru
SETELAH lima tahun meluncurkan album perdananya, penyanyi sekaligus penulis lagu Natania Karin kembali menyapa penikmat musik tanah air dengan merilis album penuh kedua berjudul “Siluet Kita Berjalan dan Menjauh”. Album yang resmi mengudara di berbagai platform streaming digital pada 9 Oktober 2026 ini memuat total sebelas trek.
Album ini merangkum kumpulan kisah personal maupun hasil pengamatan Karin terhadap orang-orang terdekatnya selama lima tahun terakhir. Beragam cerita diangkat, mulai dari keberanian lewat cinta, perjuangan seorang sahabat, surat terbuka untuk para ayah, hingga kompleksitas hubungan percintaan anak muda. Seluruh materi lagu dibungkus dalam balutan genre pop, folk, dan R&B yang diperkaya petikan gitar, alunan strings, serta sentuhan piano yang ekspresif.
Judul “Siluet Kita Berjalan dan Menjauh” sendiri diambil dari potongan lirik lagu pembuka bertajuk “Siluet”, yang sebelumnya telah dilepas sebagai single pada November 2025, disusul oleh “Lelaki Sok Kuat” dan “Bermain SMA”. Lagu pembuka ini berfungsi sebagai prolog bagi para pendengar untuk memandang seluruh isi album sebagai memori masa lalu yang siap dimaknai kembali.

Dalam penggarapan album ini, Karin turut menggandeng musisi kenamaan Sal Priadi sebagai kolaborator penulis sekaligus rekan duet pada trek keenam berjudul “Api dan Salju”. Kolaborasi ini menghadirkan dinamika baru, di mana Sal berperan sebagai lawan dialog yang merepresentasikan sepasang kekasih tengah bernegosiasi dalam perbedaan.
Selain itu, Karin juga menggandeng sejumlah produser lintas generasi, di antaranya Lafa Pratomo, Gihon Lohanda, Dissa Kamajaya (Jacques), Bayu Rusady, Tjdika, Klio Mathew, Alexander Kosasih, Feliks Fernando, hingga Evan Gunardi.
Nama Natania Karin sendiri telah lama malang melintang di industri musik nasional, mulai dari kesuksesan lagu “perayaan mati rasa” bersama Umay Shahab untuk film Ketika Berhenti Di Sini yang menembus 100 juta streams, kiprahnya sebagai backing vocal Sal Priadi, hingga memproduseri karya musisi lain.
Kini, lewat sebelas lagu terbarunya, Karin siap membawa pendengar menyelami kontemplasi perpisahan dan kenangan melalui sudut pandang yang matang. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.