METRUM
Jelajah Komunitas

Giro d’Italia 2026 Masuk Hari Istirahat, Kru Tempuh 19 Jam Perjalanan Melelahkan dari Bulgaria ke Italia

SOFIA, BULGARIA (METRUM) – Hari istirahat pertama Giro d’Italia 2026 ternyata jauh dari kata santai. Setelah menuntaskan tiga etape awal di Bulgaria, seluruh rombongan balapan harus menjalani perpindahan panjang dan melelahkan menuju Italia Selatan demi melanjutkan balapan Etape IV di Catanzaro.

Etape III yang finis di Sofia, Minggu (10/5/2026), praktis langsung diikuti operasi besar-besaran memindahkan seluruh perlengkapan lomba dari Bulgaria ke Italia. Bagi kru dan staf tim, perjalanan darat selama hampir 19 jam menjadi tantangan berat yang harus dilalui demi memastikan semua kebutuhan lomba siap tepat waktu.

Tim bus dan truk kontainer terlihat sibuk melakukan proses pengepakan hingga pengangkutan peralatan sejak malam hari. Mereka dituntut tiba di Italia pada Senin malam sebelum balapan kembali digelar Selasa (12/5/2026).

“Ini perjalanan darat yang melelahkan nyaris seharian dari Sofia, Bulgaria. Belum lagi situasi jalan yang kami lalui ada bagian yang berbahaya, kami harus konsentrasi penuh selama 19 jam. Meski bergantian mengemudi tapi sangat berat karena kami harus tepat waktu Senin malam sudah harus tiba di tempat tujuan. Selasa lomba Etape IV menanti,” ujar salah seorang kru tim.

Berbeda dengan kru dan staf, para pembalap memilih perjalanan udara menuju Italia usai finis Etape III. Namun perpindahan cepat itu tetap memunculkan keluhan, terutama karena kondisi fisik atlet yang sudah terkuras sejak etape awal.

Salah satu unggulan utama Giro d’Italia 2026, Jonas Vingegaard dari tim Visma–Lease a Bike mengaku perjalanan udara setelah balapan bukan situasi ideal bagi para atlet.

“Setelah lelah usai lomba kami harus langsung bersiap ke bandara, penerbangan cukup jauh dan berdesakan di bandara menunggu pesawat hal yang tak kami ingini, tapi apa boleh buat ini bagian dari pekerjaan kami sebagai atlet,” ungkap Jonas.

BACA JUGA:  Setiap Bulan Bike (SBB), Gerakan Kebikean Tematis Setiap Bulan di Bandung

Di tengah drama perpindahan tersebut, Etape III Giro d’Italia 2026 tetap menyuguhkan duel sprint menarik di rute 175 kilometer Plovdiv–Sofia, Bulgaria. Cuaca cerah mengiringi balapan yang didominasi jalur datar dengan sejumlah tanjakan awal.

Hamparan Bunga musim semi pada Etape III Giro d’Italia 2026. (Foto: Getty Images).*

Tiga pembalap yakni Tonelli, Tarozzi, dan Sevilla sempat melakukan breakaway sejak awal lomba. Namun peloton tetap mengontrol jarak dan berhasil menangkap ketiganya hanya sekitar 600 meter sebelum garis finis.

Sprint penentuan akhirnya dimenangi sprinter muda Prancis Paul Magnier dari tim Soudal Quick-Step. Pemegang kaus jingga itu sukses mengalahkan sprinter Italia Jonathan Milan dari Lidl–Trek serta sprinter veteran Belanda Dylan Groenewegen dari Unibet Tietema Rockets.

Sementara pemegang kaus pink Thomas Silva dari XDS Astana Team finis aman bersama peloton sehingga tetap mempertahankan posisi puncak klasemen umum.

Hingga akhir Etape III, Thomas Silva masih memimpin klasemen dengan keunggulan empat detik atas Florian Stork dari Tudor Pro Cycling Team. Posisi ketiga ditempati Egan Bernal dari Ineos Grenadiers dengan selisih waktu yang sama.

Balapan Giro d’Italia 2026 akan kembali berlanjut pada Selasa (12/5/2026) lewat Etape IV sejauh 138 kilometer dari Catanzaro menuju Cosenza di Italia Selatan. Rute tersebut diprediksi mulai menguji para pembalap dengan tanjakan kategori dua sepanjang 14 kilometer di Km 95 sebelum lintasan menurun menuju finis. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.