BIKE Camp Cook merupakan perpaduan antara bersepeda, berkemah, dan memasak. Nah, konsep ini diusung komunitas pesepeda bernama Cees Beurat sebagai tema kegiatan bersepedanya, baik yang rutin maupun insidental.
Konsep ini bahkan pernah menjadi tema liputan acara salah satu televisi swasta nasional, dimana Cees Beurat sebagai objek liputannya.

Cees Beurat digagas sekelompok pesepeda dari kalangan pedagang di Pasar Anyar, Astana Anyar, Kota Bandung. Komunitas ini berawal dari empat sekawan yang sepakat melakukan perjalanan bersama dengan sepeda menyusuri “Pantai Barat” dari Kabupaten Bandung menuju Pangandaran dalam rangka mengisi libur lebaran pada tahun 2016 lalu.
Dalam perjalanan bersepedanya, empat orang ini, selain membawa tenda, juga berbagai alat masak berikut bahan-bahannya. Semuanya itu, dimasukkan ke dalam tas sepeda masing-masing alias “gegembol”. Di tempat transit mereka memasang tenda, lalu memasak dengan resep atau menu-menu yang telah disiapkan sebelumnya. Tak disangka, hasil masakannya enak dan menggugah selera.

Usai perjalanan bersepeda, pada Minggu 26 Juni 2016 tercetuslah ide dari empat sekawan untuk membentuk komunitas pesepeda yang kemudian diberi nama Cees Beurat. Jargon komunitas ini cukup lucu, “Merekatkan Persahabatan, Menjalin Silaturahmi, dan Mengenyangkan Perut.”
Kemudian komunitas ini semakin berkembang dengan banyaknya kegiatan bike camp cook, baik yang diselenggarakan rutin mingguan, bulanan atau tahunan. Anggotanya terus bertambah. Saat ini, tercatat anggota aktif sekitar 30 orang lebih.
Susunan Pengurus
- Penasehat : Herry Gunadi, Dave Amin
- Ketua : Dadan Dhowo
- Humas : Cuham
- Logistik : Amin
- Cook : Yudi Lege
Hingga kini Cees Beurat belum memiliki basecamp atau tempat berkumpul secara khusus, tapi biasanya mereka berkumpul di pasar (mereka menyebutnya NM), di rumah pengurus atau anggota, di lokasi finish saat NR, dan di Lapak Cees yang terletak di Jalan Astana Anyar, Tegalega, Kota Bandung.
Kegiatan
Kegiatan mingguan yang awalnya rutin, kadang juga disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Biasanya, gowes bareng yang diikuti kegiatan memasak di suatu tempat atau daerah, bersepeda malam kemudian nongkrong bersama di taman atau sekadar kumpul lalu bikin kopi seduh.

Pada akhir pekan, Cees Berat juga sering melakukan gowes bareng ke trek-trek sepeda atau melakukan one day trip (perjalanan bersepeda jarak jauh seharian) seperti perjalanan Bandung – Purwakarta – Subang – Lembang – Bandung.
Selain itu, kegiatan bersepeda jarak jauh libur lebaran menjadi agenda rutin tahunan, seperti bersepeda Tour de’Ciletuh, Sukabumi via Cidaun pada tahun 2017, tour ke Jogjakarta pada tahun 2018, dan Jelajah Batam -Singapura pada tahun 2019 lalu.
Kegiatan rutin tahunan lainnya adalah Bike Camp Cook akhir tahun, Bike Camp Cook agustusan, dan Bike Camp Cook Idul Adha yang juga sering diikuti para simpatisan.
Selain kegiatan bersepeda, ada juga aktivitas lain seperti Lapak Cees, Cees Running, Cees Mengaji, Cees Berbagi, dan Dapur Cees di acara-acara pesepeda maupun hajatan lainnya. Namun sejak terjadinya pandemi covid-19, tak banyak kegiatan bersepeda atau bike camp cook dilaksanakan. Meski demikian masih ada anggota komunitas yang melakukan aktivitas bersepeda secara perorangan atau dalam kelompok kecil saja. Salam boseh dan go green! (Cuham, Bersepeda Itu Baik)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.