METRUM
Jelajah Komunitas

Lantik 440 ASN Pemkab Bandung, Kang DS Tekankan Integritas dan Pelayanan

KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 440 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Acara pengangkatan ini berlangsung khidmat di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Rabu (28/10/2026).

Dalam arahannya, Kang DS menegaskan bahwa prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar formalitas administratif belaka. Ia menyebut momen tersebut sebagai bentuk komitmen moral para aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional, transparan, serta senantiasa mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi.

“Nilai-nilai ini harus hidup dalam pekerjaan sehari-hari, bukan hanya menjadi slogan atau catatan,” tegas Kang DS.

Penerapan Core Values BerAKHLAK dan Transformasi Digital

Bupati Bandung menekankan pentingnya internalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK—yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif—dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan pelayanan di lapangan.

Selain itu, ia juga mendorong aparatur yang baru dilantik untuk adaptif terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kemampuan bekerja secara kreatif, efisien, dan siap berbenah merupakan kunci utama untuk menjawab tantangan tata kelola pemerintahan era modern.

“Pengambilan sumpah bukan hanya pemenuhan kewajiban, tetapi merupakan komitmen untuk bekerja secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Bupati.

Fokus Kemandirian Daerah dan Manfaat Nyata untuk Warga

Lebih lanjut, KDS menggarisbawahi bahwa tolok ukur keberhasilan kinerja ASN tidak hanya dihitung dari selesainya sebuah program kerja, melainkan dari seberapa besar dampak positif dan manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bandung.

Ia juga menyoroti penguatan tata kelola pemerintahan internal, mulai dari perbaikan struktur keuangan hingga optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menopang pembangunan wilayah yang lebih solid.

BACA JUGA:  BUAT KAMU, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Komunitas Sulap Ruang Publik Jadi Lebih Bersih

“Kita harus bekerja tepat, bekerja keras, dan bekerja dengan ikhlas. Yang penting bukan hanya prosesnya, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

“Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kemudahan untuk meningkatkan kebersamaan, memperkuat kinerja, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan keluarga kita,” tutup Kang DS. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.