METRUM
Jelajah Komunitas

Lima Ton Pisang Taiwan Masuk ke Desa Atlet Olimpiade Tokyo

TAIWAN, ROC – Ajang Olimpiade ke-32 di Tokyo akan segera dimulai, seluruh masyarakat Taiwan berharap para atlet Taiwan bisa mendapatkan hasil yang baik. Ketua Dewan Pertanian (COA) Taiwan, Chen Chi-chung pada Jumat (16/7/2021) mengundang Steven Chen, selaku Wakil Presiden Komite Olimpiade Chinese Taipei (CTOC), serta Wakil Perwakilan Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan, Mitsuaki Hoshino, menyelenggarakan konferensi pers, pisang Taiwan secara resmi diakui oleh Komite Penyelenggara Olimpiade Tokyo, dan memenuhi kualifikasi dalam memasok bahan-bahan makanan ke desa atlet Olimpiade Tokyo.

Total sebanyak 5 metrik ton pisang berkualitas tinggi dari daerah Gaoping yang akan disediakan di desa atlet Olimpiade Tokyo sepanjang waktu. Agar buah pisang produk pertanian Taiwan yang berkualitas tinggi dapat dinikmati oleh pemain dari seluruh dunia, dan di satu sisi lain juga dapat menghibur para atlet Taiwan. Beliau meyakini para atlet Taiwan akan memiliki performa yang cemerlang saat melihat Pisang Taiwan di desa atlet Olimpiade Tokyo.

Chen Chi-chung menyampaikan, pisang, nanas, mangga, dan buah naga Taiwan semuanya mendapatkan kualifikasi TGAP 2020 PLUS, dan pihaknya juga telah mengajukan proposal kepada Komite Olimpiade Tokyo, Jepang agar dapat memasukkan keempat produk pertanian ini ke Olimpiade Tokyo. Namun anggota dewan bahan baku makanan Olimpiade Tokyo memutuskan untuk membeli dua jenis buah saja, yakni buah pisang dan buah nanas. Mengingat faktor musim, pada akhirnya hanya dapat menyediakan buah pisang.

Chen Chi-chung mengatakan, ”Dikarenakan tidak dapat menyediakan buah naga dan mangga di dalam desa atlet Olimpiade Tokyo kali ini, maka kami akan memasok buah pisang dengan kualitas terbaik kepada Komite Olimpiade Tokyo. Adapun mengenai buah nanas, semuanya juga mengetahui jika saat ini produksi nanas di Taiwan akan segera berakhir, maka kami akan berfokus pada buah pisang.”

Chen Chi-chung juga menegaskan, persahabatan Taiwan-Jepang jelas terlihat bagi semua orang. Ketika Taiwan sedang mengalami kekurangan vaksin, Pemerintah Jepang telah mendonasikan sebanyak 3 juta dosis vaksin COVID-19 untuk Taiwan. Selain itu, ketika nanas Taiwan tidak dapat diekspor ke Daratan Tiongkok pada bulan Maret tahun ini, Jepang juga telah melakukan pembelian dengan penuh semangat. Tahun ini, penjualan nanas Taiwan telah melebihi 17.000 metrik ton per hari, setara dengan total penjualan harian dalam satu dekade terakhir.

Wakil Presiden CTOC, Steven Chen menuturkan, pisang kaya akan ion potasium yang berfungsi untuk mencegah kram otot para atlet. Lagipula ini merupakan kali pertama bagi Pisang Taiwan dapat hadir ke Olimpiade, yang mana dulunya kebanyakan menggunakan pisang dari Amerika Tengah, serta berharap kali ini dunia dapat melihat keindahan produk pertanian Taiwan. Beliau juga berterima kasih kepada COA, para petani yang telah menjadi salah satu pendukung terbesar atlet Taiwan. (M1-RTI)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: