Lindungi 1.231 Atlet dan Official Porprov Jabar, Bupati Bandung Resmikan Kerja Sama KONI dan BPJS Ketenagakerjaan
KABUPATEN BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memastikan seluruh atlet, pelatih, hingga jajaran official yang bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan. Langkah ini ditandai dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KONI Kabupaten Bandung dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Soreang, Jumat (09/10/2026).
Kerja sama ini memberikan proteksi mendasar berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi 1.231 personel kontingen, yang terdiri dari 929 atlet serta 302 official dan tenaga keolahragaan. Seluruh biaya kepesertaan ditanggung APBD Kabupaten Bandung melalui dana hibah KONI T.A. 2026.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mengapresiasi penandatanganan MoU ini sebagai bentuk komitmen dan janji Pemkab Bandung dalam memberikan rasa aman kepada para pejuang olahraga daerah.
“Ini menindaklanjuti statement saya 2–3 tahun yang lalu bahwa seluruh atlet itu sebenarnya sudah saya tegaskan untuk semuanya mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. Kondisi hari ini, baik atlet maupun pelatih dan juga seluruh kontingen berjumlah 1.231 orang itu seluruhnya akan diberikan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar KDS.
Tak hanya berhenti pada momen gelaran Porprov XV 2026, KDS menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung agar anggaran jaminan sosial bagi para atlet dialokasikan secara rutin dan berkelanjutan setiap tahun.
“Tentu saya berharap bahwa bukan hanya kerja sama pada saat Porprov saja. Tapi setelah Porprov selesai, saya berharap Pak Kadispora dalam proposalnya nanti, saya minta untuk BPJS Ketenagakerjaan ini tetap dimasukkan dalam anggaran setiap tahunnya. Ini salah satu bentuk komitmen kami bagaimana memberikan perlindungan untuk seluruh atlet-atlet dan juga para pengurus KONI,” tegasnya.
Di hadapan jajaran pengurus dan para atlet, KDS juga membakar semangat kontingen Kabupaten Bandung agar tampil habis-habisan demi memboyong predikat juara umum.
“Kumaha caranya pokona mah (bagaimanapun caranya, pokoknya) Kabupaten Bandung harus jadi juara. Urusan teknis dan non-teknis itu wewenang Ketua Kontingen. Walaupun tidak mahal, tapi minimal meriah dan menjadi juara di Porprov nanti,” kata KDS penuh optimisme.
Kepastian jaminan perlindungan ini disambut hangat oleh para atlet yang tengah fokus melakoni pemusatan latihan fisik maupun teknik. Abdul, atlet cabang olahraga hoki Kabupaten Bandung, menyampaikan rasa tenang dan motivasi tambahnnya usai terlindungi jaminan ketenagakerjaan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang telah memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para atlet, sehingga kami dapat terjamin kesehatannya untuk jangka sekarang dan jangka kedepannya. Kami telah mempersiapkan fisik, mental, dan teknik dari jauh-jauh hari dan siap membawa Kabupaten Bandung mendapatkan emas,” ungkap Abdul. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.