METRUM
Jelajah Komunitas

Mengapa Kita Mengalami Mabuk Saat Berkendara?

APAKAH Anda pernah merasa pusing dan mual pada saat sedang membaca di dalam mobil yang berjalan? Kira-kira apa yang menjadi faktor penyebabnya? Tubuh kita mempunyai sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Jika kita lihat lebih dalam ke sistem saraf pusat, sistem saraf tersebut terdiri dari 12 saraf kranial. Saraf yang berasal langsung dari otak, dan ada juga saraf tulang belakang.

Salah satu saraf yaitu “saraf vestibulocochlear”, secara sederhana adalah saraf yang mengatur sistem vestibular yang mengatur keseimbangan dan percepatan, dan sistem koklea yang mengatur pendengaran. Karena pada topik kali ini akan membahas mengenai mabuk akibat gerakan seperti di saat kita di dalam kendaraan atau mabuk kendaraan, ada baiknya kita mengerti sistem vestibular terlebih dahulu. Sistem ini mempunyai 3 organ, yaitu:

  • Semicircular Canals
    Yang berfungsi untuk mengatur percepatan sudut.
  • Utricle
    Yang berfungsi untuk mengatur percepatan linear untuk gerakan depan – belakang, kanan – kiri, atau gabungan dari keduanya.
  • Saccule
    Yang berfungsi untuk mengatur percepatan linear untuk gerakan atas – bawah.

Pada semicircular canals, terdapat 3 kanalis yang bertanggung jawab terhadap gerakan kepala, yaitu:

  • Horizontal Semicircular Canals
    Untuk menengok ke arah kanan dan kiri
  • Superior Semicircular Canals
    Untuk menengok ke arah atas dan bawah
  • Posterior Semicircular Canals
    Untuk memiringkan kepala ke arah kiri dan kanan

Di dalam kanal-kanal, ini terdapat cairan yang bernama “Endolymph”. Ketika kita menggerakan kepala, endolymph pada kanalis yang sesuai dengan gerakan akan mengalir ke bagian-bagian dari sistem vestibular yang bernama “Ampulla”.

Di dalam ampulla terdapat sel-sel rambut yang sederhananya adalah reseptor sensorik, yang menyampaikan pesan kepada otak mengenai gerakan yang dilakukan. Sedangkan di dalam utricle dan saccule, terdapat kristal yang bernama “Otocania” yang menghubungkan daya mekanik kepala sel-sel rambut sebelumnya dan mengabari otak terhadap bidang gerakan yang kita lakukan.

BACA JUGA:  Ini yang Perlu Diperhatikan Jika Mendapat Daging Kurban!

Contuh untuk utricle adalah pada saat kita sedang berada di dalam mobil yang tidak bergerak karena lampu merah, dan mulai bergerak di saat lampu sudah hijau. Begitu juga di saat mobil yang bergerak kemudian berhenti karena lampu merah. Sedangkan untuk saccule, bayangkan seseorang yang sedang melompat. Selain itu, keduanya juga memberitahu otak kita mengenai posisi kepala pada saat kepala sedang tidak bergerak.

Kembali ke pertanyaan awal, “Kenapa kita bisa mual dan muntah pada saat membaca di dalam mobil yang bergerak?”. Alasannya adalah karena selain melalui bagian dalam telinga, otak kita juga menerima informasi sensorik melalui mata, otot, bahkan sendi. Tanpa gerakan, informasi sensorik yang disampaikan ke kepala akan cocok.

Misalnya, Anda sedang memainkan video game melalui ponsel genggam dan pandangan Anda terfiksasi kepada layar yang tidak bergerak. Mata Anda memberikan informasi tersebut ke otak. Tetapi, Anda yang sedang berada di dalam mobil yang bergerak, dan bagian dalam telingan Anda yang merasakan gerakan badan Anda yang sedang berada di dalam mobil yang bergerak, akan memberikan informasi ke otak bahwa Anda sedang bergerak. Dan hasilnya, informasi yang diterima tidak cocok dan muncul gejala seperti pusing, mual, dan dapat mengakibatkan Anda muntah.

Begitulah proses yang terjadi di saat kita mabuk kendaraan. Terkadang, berada di bagian depan mobil membantu untuk mengurangi gejala daripada duduk di bagian belakang. Dan kalian juga bisa melihat ke pemandangan yang jauh daripada melihat ke benda-benda yang dekat dan tidak bergerak. (Matthias Ekaputra W/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.