METRUM
Jelajah Komunitas

Mitos atau Fakta? Tidur Pakai Kaus Kaki Jadi Perdebatan di Tengah Cuaca Dingin

DI tengah suhu dingin yang melanda Taiwan, perbincangan hangat justru mencuat di media sosial mengenai kebiasaan tidur memakai kaus kaki. Pertanyaan sederhana ini memicu perdebatan luas, mempertemukan mitos turun-temurun dengan penjelasan berbasis logika dan medis, hingga akhirnya mendapat klarifikasi dari seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok.

Perdebatan bermula dari unggahan seorang warganet perempuan yang mengingat nasihat neneknya semasa kecil. Ia mengaku pernah dimarahi karena tidur mengenakan kaus kaki. Dalam kepercayaan keluarganya, kebiasaan tersebut dianggap sebagai pantangan karena diyakini hanya dilakukan oleh orang yang akan meninggal.

Unggahan tersebut dengan cepat menjadi viral dan memicu perdebatan di kalangan warganet Taiwan. Sebagian ikut mempercayai mitos tersebut, sementara lainnya menilainya sebagai kepercayaan lama yang tidak masuk akal.

Sejumlah warganet mengaku masih terpengaruh oleh nasihat orang tua, hingga merasa tidak nyaman atau sulit tidur saat mengenakan kaus kaki. Fenomena ini menunjukkan kuatnya pengaruh tradisi lisan yang diwariskan lintas generasi dalam membentuk kebiasaan sehari-hari, meskipun bertentangan dengan kebutuhan kenyamanan di tengah cuaca dingin.

Di sisi lain, banyak pula warganet yang menanggapi pantangan tersebut secara kritis. Mereka berpendapat bahwa menahan dingin justru berisiko bagi kesehatan. Salah satu komentar menyebut, memilih tidak memakai kaus kaki demi adat justru dapat berdampak buruk saat suhu udara rendah.

Menanggapi perdebatan tersebut, seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok memberikan penjelasan dari sudut pandang kesehatan. Ia menyebutkan, menjaga kaki tetap hangat dapat membantu mempertahankan suhu tubuh secara keseluruhan, sehingga penggunaan kaus kaki saat tidur pada dasarnya tidak bermasalah.

Namun, ia menekankan bahwa kebiasaan tersebut tidak cocok untuk semua orang. Bagi individu yang kakinya mudah panas dan berkeringat, penggunaan kaus kaki justru dapat menimbulkan ketidaknyamanan karena keringat yang terperangkap dapat membuat kaki menjadi lembap dan akhirnya terasa lebih dingin. Sebaliknya, bagi mereka yang rentan mengalami radang dingin, tidur memakai kaus kaki justru dianjurkan karena dapat membantu menjaga kehangatan dan meningkatkan kualitas tidur. (M1-RTI)***

BACA JUGA:  Indonesia Punya Pusat Penelitian Teh Terbesar di Asia Tenggara

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.