Pasar Kreatif Bandung 2025 Jadi Penggerak Ekonomi Ritel, UMKM Raup Omzet Miliaran
KOTA BANDUNG (METRUM) – Pasar Kreatif Bandung 2025 kembali hadir meramaikan pusat perbelanjaan Kota Bandung. Kali ini, sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) unggulan berpartisipasi di Kings Shopping Center, Jalan Kepatihan, sejak Jumat 29 Agustus 2025.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang hadir langsung meninjau kegiatan Pasar Kreatif, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para pelaku usaha. Menurutnya, Pasar Kreatif menjadi penggerak penting dalam mendukung sektor ekonomi ritel di Kota Bandung.
“Ekonomi ritel adalah denyut yang menghidupi perputaran perekonomian Kota Bandung. Semoga model seperti Pasar Kreatif dapat terus berlanjut,” ujar Farhan, Senin 1 September 2025.
Ia menambahkan, produk yang dipamerkan cukup variatif dan sesuai dengan karakteristik pengunjung pusat perbelanjaan.
“Di Kings ini target pasarnya pas, 90 persen pengunjung perempuan. Produk yang ditampilkan juga berkualitas. Ayo warga Bandung datang dan berbelanja di Pasar Kreatif Kings sebelum berakhir 7 September,” imbaunya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menjelaskan bahwa Pasar Kreatif di Kings Shopping Center merupakan lokasi keempat dari total delapan mal yang menjadi tuan rumah acara tahun ini.
“Secara keseluruhan, Pasar Kreatif Bandung 2025 menghadirkan 331 UMKM. Di Kings, ada 30 pelaku usaha yang dipilih sesuai dengan karakter pengunjung mal. Karena mayoritas pengunjungnya perempuan, maka produk yang ditampilkan pun menyesuaikan,” jelas Ronny.
Hingga penyelenggaraan di empat mal, omzet yang tercatat sudah menembus Rp3,9 miliar. Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 total omzet mencapai Rp8,7 miliar.
“Target tahun ini tentu lebih tinggi. Walaupun daya beli masyarakat cenderung menurun, kami yakin UMKM Bandung tetap bisa tumbuh,” katanya.
Ronny juga menyebutkan, testimoni pelaku usaha menunjukkan dampak positif dari penyelenggaraan Pasar Kreatif.
“Mereka merasa mendapat perhatian pemerintah, terutama peserta baru yang kini branding-nya makin dikenal publik. Jumlah pengikut di media sosial mereka pun bertambah. Harapannya, manfaat ini terus berlanjut, tidak hanya selama pameran berlangsung, tetapi juga setelahnya, baik penjualan offline maupun online,” tuturnya.
Berdasarkan informasi dari pasarkreatifbandung.com, ada delapan mal yang menjadi lokasi penyelenggaraan Pasar Kreatif 2025, yaitu:
- D’Botanica (8–17 Agustus)
- 23 Paskal (22–31 Agustus)
- Paris Van Java (18–24 Agustus)
- Kings Shopping Center (29 Agustus–7 September)
- Cihampelas Walk (5–14 September)
- Trans Studio Mall (15–21 September)
- Festival Citylink (19–28 September)
- Summarecon Mall (26 September–5 Oktober).
Setelah gelaran di Kings Shopping Center, warga masih bisa mengunjungi empat lokasi berikutnya untuk menemukan produk unggulan UMKM kreatif Kota Bandung. Jangan sampai terlewatkan! (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.