METRUM
Jelajah Komunitas

Pengukuhan Guru Besar dan Pelepasan Wisudawan International Women University

INTERNATIONAL Women University (IWU) menggelar Orasi Ilmiah dan Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, SE., M.Si., CDMP serta pelepasan wisudawan Program Sarjana dan Program Magister Tahun Akademik 2023/2024 pada Rabu, 6 Maret 2024, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di Krakatau Ballroom Horison Ultima Hotel, Jl. Pelajar Pejuang 45 No.121, Kota Bandung.

Sebanyak 127 wisudawan/wisudawati, terdiri dari 121 sarjana dan 6 magister, 8 orang di antaranya merupakan peraih cum laude, 5 orang yang mengikuti double degree, dan 1 orang peraih prestasi.

Acara orasi ilmiah dan pengukuhan guru besar serta pelepasan wisudawan IWU bertema “Mencetak Generasi Tangguh Berdaya Saing, Berkarakter Inklusif dan Inovatif” ini dihadiri Staf Khusus Mendikbudristek RI Bidang Kompetensi dan Manajemen Pramoda Dei Sudarmo, MBA., MPA, Kepala LLDIKTI IV Jawa Barat Banten Dr. M. Samsuri S.Pd, MT.,IPU, Ketua APTISI Jawa Barat Prof. Dr. Ir. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU., ASEAN Eng, Hermawan Kartajaya (Founder & Chairman Markplus Inc.), Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, S.E., M.Si., M.Pd (Ketua Yayasan Arena Komunikasi Bandung), Ketua beserta anggota Senat Universitas Wanita Internasional/IWU, dan Ketua Paguyuban Profesor LLDIKTI Wilayah 4 Jawa Barat dan Banten.

Selain itu, juga dihadiri Dr. Hj. Atalia Praratya, M.I.Kom selaku Ketua Umum Jabar Bergerak, Ir. Hj. Eni Symarni M.Kes (Anggota DPR RI), Ketua DPD Jawa Barat, Presidium PERWARI Pusat, Ketua Umum DPP Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (PERSIKINDO) Pusat, Kepala Dinas di Lingkungan Pemprov Jawa Barat, Ketua Umum BKOW Jawa Barat, Pengurus PERWARI Jawa Barat, Penasehat dan Ketua Himpunan Ratna Busana Jawa Barat, Seluruh Dosen dan Karyawan Universitas Wanita Internasional, Para Orang Tua dan Wisudawan Universitas Wanita Internasional.

Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, SE., M.Si., CDMP (ke-8 dari kiri) diapit rekan sejawat (Foto: Dok. IWU).*

Tantangan dan Dinamika Perilaku Konsumen

Dalam orasinya, Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani Jusuf, SE., M.Si., CDMP mengatakan, memiliki cara pandang dalam memahami perilaku konsumen merupakan perubahan masyarakat di era modern dan merupakan dinamika global yang signifikan. “Bahwasannya perubahan tersebut tercermin dalam aspek kehidupan sehari-hari,” ungkap Dewi, yang juga merupakan Rektor Universitas Wanita Inrernasional.

BACA JUGA:  Sukses ‘Solo Break’, Wout Van Aert Juara Etape IV

Menurut Dewi, tantangan dan dinamika yang terkait memiliki banyak faktor yang bervariasi dan kompleks, hal ini dapat terpengaruh dari faktor sosial budaya, teknologi dan ekonomi. Ada banyak pertimbangan preferensi dan kebutuhan berbagai kelompok gender dalam pengambilan keputusan dan mengembangkan strategi pemasaran yang memperhatikan isu-isu kesetaraan gender. Hasilnya, perusahaan dapat memperluas basis konsumen meraka dan membangun hubungan yang lebih positif dan berkelanjutan dengan konsumen dari berbagai latar belakang gender.

“Tantangan dan dinamika juga dapat ditemui dalam konteks strereotip gender, perbedaan preferensi, perubahan peran, kesetaraan, adopsi teknologi, keterwakilan gender dalam pemasaran. Maka pada hal ini, perusahaan harus mengadopsi pendekatan yang inklusif,” ungkapnya.

Dibalik kesuksesan seseorang, ada teman belajar yang mendukungnya. Dalam sambutan Prof. Dewi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh partner yang mendukung dan menemaninya untuk meraih kesuksesan. Di antaranya ditujukan kepada Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., S.E., M.Si., M.Pd selaku ketua senat sekaligus sahabatnya, dan Dr. Hj. Atalia Praratya, M.I.Kom selaku ketua umum Jabar Bergerak, dan seluruh keluarganya.

Suami Prof. Dewi, Ketua APTISI Jawa Barat sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Pasundan, Prof. Dr. Ir. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU.,ASEAN Eng., mengungkapkan bagaimana proses istrinya berjuang dalam meraih impiannya. Intinya, teman belajar atau memiliki partner dalam belajar itu sangat membantu. Dan tentunya, orang tua pembelajar, maka akan melahirkan anak-anak yang pembelajar pula.

Wisudawan Terbaik

Dalam acara pelepasan wisudawan Tahun Akademik 2023/2024, dari Program Magister, Obi Pratama, BBA., S.Sos., MA., MBA mendapatkan IPK 3,84. Di usianya yang tergolong muda, ia resmi menambah gelar. Sementara itu, wisudawan Prodi Ilmu Komunikasi, Melati Puspita Dewi, S.I.Kom meraih nilai cum laude untuk wisudawan Program Sarjana, dengan peraihan nilai 3,76. Selain Melati, dari Program Sarjana juga ada Rudi Koswara, S.A.B dengan nilai 3,66 (Prodi Administrasi Bisnis), dan Peppy Nur Apriliani, S.A.B dengan nilai 3,64 dari Prodi Administrasi Bisnis.

BACA JUGA:  Dinyatakan Sembuh dari Corona, 116 Orang Kambuh Lagi di Korsel

Selain meraih cum laude, Melati Puspita Dewi, S.I.Kom juga berhasil menjadi wisudawati berprestasi. Ia lolos Program Magang dengan posisi reporter PT. Arah Dunia Televisi (Yogyakarta), Pemenang kelas Challenge Reportase MBKM, dan lolos magang di Yayasan Bakri Center divisi komunikasi.

Kampus IWU juga menyelenggarakan program double degree, dimana mahasiswanya dapat belajar di kampus luar negeri yang bekerja sama dengan IWU. Di pelepasan wisudawan/wisudawati kali ini, terdapat 5 wisudawan/wisudawati yang telah mengikuti program double degree. Ada Muh. Afan Alamsyah, S.Sos., AB dari Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional mengikuti program di China, Nadya Gita Maharani, S.Ds., AB Prodi Desain Komunikasi Visual di China, Abdullah Badrussalam, S.Ds., BBA Prodi Desain Komunikasi Visual di Korea, Ela Nurlaela, S.Ds., BBA Prodi Desain Komunikasi Visual di Korea, dan La Ode Muh Alamsyah, S.A.B., AB Prodi Administrasi Bisnis di China.

Dalam sambutan Kepala LLDIKTI IV Jabar Banten, Dr. M Samsuri S.Pd., MT., IPU mengatakan, jadilah pelajar sepanjang masa, yang mencari ilmu tanpa melihat usia. Hal ini disampaikannya ketika melihat sejumlah wisudawan/wisudawati tertua. “Wisudawan tertua menggambarkan ilmu tidak memandang umur,” katanya.

Acara pelepasan wisudawan IWU berlangsung menarik. Para wisudawan beragam usia, mulai dari yang muda hingga yang tua. Hal ini merupakan jiwa semangat juang dalam memperjuangkan hak dalam pendidikan.

Apa pesan dan kesannya?

Wisudawan Terbaik Program Magister Tahun Akademik 2023-2024, Obi Pratama, BBA., S.Sos., MA., MBA menyampaikan motivasinya:

Kehidupan itu terencana, tapi jangan Batasi pada rencana kita – biarkan keajaiban Tuhan turut bekerja pada rencana kita. Saya Bertemu dengan IWU dalam keadaan tidak baik, saya berasal dari keluarga yang kurang beruntung Ketika masuk IWU pertama kali. Keluarga besar IWU sangat menerima saya semenjak saya menempuh Pendidikan sarjana hingga magister, Ketua Senat IWU Prof. Dr. Umi Narimawati, SE., M.Si. atau saya sering menyebut beliau Bunda menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk rencana baik Tuhan dalam hidup saya. Bunda tidak perhitungan untuk tiap orang yang ingin dan bersemangat dalam melanjutkan Studi – Selama berkuliah S1 dan S2 di IWU saya menerima beasiswa dari Yayasan melalui perantaraan Bunda.

BACA JUGA:  HIMAIF IWU Gelar Seminar "Web: Tantangan dan Peluang di Era Digital"

Selama menuntut study di IWU baik S1 maupun S2 saya mendapatkan berbagai hal baru – untuk perkembangan ilmu pengetahuan tentu saya mendapatkan banyak hal baru, diluar itu pengalaman hidup hingga kedisiplinan dalam berbagai hal saya daptkan banyak dari kampus Ungu ini.

Saya sungguh berterimakasih pada jajaran Yayasan Arena Komunikasi Bandung, Senat Kampus, Rektor, Para Dekan, Dosen-dosen hingga semua staff IWU – hingga saya bisa ada pada titik saat ini.

Suatu ketika saya pernah underestimate pada diri saya sendiri, mulai dari pemikiran saya tidak mampu, saya tidak bisa, orang lain lebih bisa dari saya – teman-teman saya bisa melanjutkan studi saya tidak bisa dan lain sebagainya. Namun lihat hari ini, tangan Tuhan bekerja bagi mereka yang percaya dan terus berusaha. Dalam Yesaya 41:10 Tuhan sendiri berkata “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”

Puji Tuhan sebelum lulus S1 dan S2 di IWU saya sudah bekerja, saat ini saya menjadi HRD Manager di salah satu PT besar di Indonesia, bahkan saya juga bekerja secara daring untuk Perusahaan swasta di Korea Selatan – Di sela-sela kesibukan bahkan saya masih menekuni kecintaan saya dalam dunia Pendidikan Mulai dari menulis Jurnal, menjadi tenaga pengajar Bahasa Korea bahkan tenaga pengajar di IWU itu sendiri. Siapapun kamu, darimanapun kamu tangan Tuhan bekerja melalui hal yang tidak terduga.

Tulisan di atas merupakan motivasi dari Obi, wisudawan terbaik IWU T.A. 2023-2024. Sejatinya, kita harus selalu melibatkan Tuhan dalam segala hal, karena Tuhan merupakan segala penolong bagi umatnya. Selain itu, diperlukan adab dalam mencari ilmu. Kita harus taat pada guru atau orang yang ilmunya lebih banyak. Karena guru adalah perantara terbaik yang dikirim Tuhan untuk kita. (Rinjani)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.