METRUM
Jelajah Komunitas

Skandal Besar Guncang Dunia Buddha Tiongkok: Dari Kepala Biara Shaolin hingga Biksu Palsu

Biksu Perkosa 200 Lebih Umat, Divonis Mati  

TAIWAN, ROC (METRUM) – Skandal besar mengguncang Kuil Shaolin di Tiongkok setelah Kepala Biara Shi Yong-xin dipastikan terlibat dalam tindak pidana. Ia diduga menyalahgunakan serta menggelapkan dana proyek dan aset biara, menjalin hubungan dengan banyak perempuan, bahkan memiliki anak di luar nikah. Saat ini, ia sedang diperiksa oleh sejumlah otoritas, namun kasus ini diyakini hanyalah bagian kecil dari masalah besar yang melibatkan oknum biksu di Tiongkok.

Sebelumnya, seorang biksu dari Kuil Huiyuan di Hunan pernah dijatuhi hukuman mati karena memperkosa lebih dari 200 perempuan. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kasus kriminal yang melibatkan biksu di berbagai wilayah Tiongkok terbongkar, memicu kegemparan publik dan keluhan netizen atas maraknya biksu palsu yang mencoreng nama baik agama Buddha.

Dao Lu menggunakan dalih mendanai ibu hamil dan mengasuh anak, untuk menerima donasi sosial, membangun citra sebagai dermawan Buddha. (Sumber foto: RTI/diambil dari Weibo).*

Berikut enam kasus yang dianggap paling mencolok:

  1. Shi Yong-xin – Pernah dijuluki “CEO Shaolin”, pada 2015 ia dilaporkan terlibat skandal seks, korupsi, dan pelanggaran kaul biksu, termasuk memiliki dua anak perempuan dari wanita berbeda. Pada 28 Juli 2025, Asosiasi Buddha Tiongkok mencabut sertifikat penahbisannya karena dinilai merusak citra komunitas Buddha secara serius.
  2. Liu Lian-wei (Yuan Tong) – Menjadi biksu pada 1998, ia memperkosa lebih dari 200 umat perempuan berusia 19–70 tahun dengan dalih ritual pengusiran setan, bahkan korban ada yang bersaudara kandung. Setelah membunuh seorang umat, ia menjadi buronan sejak 2008 dan tertangkap pada 2024. Ia divonis hukuman mati pada persidangan pertama.
  3. Dao Lu – Biksu dari Kuil Puxian, Jiangsu, yang membangun citra dermawan dengan membantu ibu hamil dan anak. Namun, sejak 2018, ia justru menggelapkan donasi sosial bernilai puluhan juta RMB untuk membeli barang mewah serta menjalin hubungan terlarang dengan ibu hamil yang dibantunya. Kasus ini masih dalam penyelidikan.
  4. Shi Zhao-jie – Mantan Wakil Ketua Asosiasi Buddha Provinsi Sichuan, menyalahgunakan jabatan untuk menerima persembahan besar dari pengusaha. Pada 2021, hubungannya dengan seorang pembawa berita wanita berujung pemerasan sebesar RMB3,2 juta terkait kehamilan dan aborsi.
  5. Yang Cheng – Biksu palsu asal Liaoning yang mengaku sebagai reinkarnasi Buddha. Siang hari ia berperan sebagai biksu, malam hari mengunjungi klub malam. Ia memperkosa lebih dari 50 perempuan umat dan memaksa murid wanita melakukan tindakan asusila. Pada 2016, ia divonis penjara seumur hidup.
  6. Wei Gang – Biksu palsu dari Anhui yang memperkosa gadis di bawah umur dengan dalih pengobatan ganda, serta menipu sebesar RMB14,67 juta. Ia didakwa pada 2023 atas pemerkosaan, penipuan, dan keterlibatan dalam organisasi ilegal, dengan beberapa pejabat turut ditangkap. (M1-RTI)***
BACA JUGA:  Pj Wali Kota: Pemkot Bandung Hormati Proses Hukum yang Berjalan

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.