Survei FKM UI: 86,6% Masyarakat Indonesia Punya Antibodi COVID-19
Metode Penelitian
Adapun metode penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkat kekebalan terhadap virus Sars CoV-2 di populasi adalah Elecsys Anti-SARS-CoV-2 yang dibuat oleh Roche. Survei ini dilakukan di wilayah aglomerasi sembilan provinsi, 47 kabupaten/kota dan wilayah non-aglomerasi 25 provinsi 53 kabupaten/kota.
Tim Peneliti FKM UI, Farid, menjelaskan sebenarnya target sampel yang ingin diteliti pada wilayah aglomerasi mencapai 514 desa/kelurahan dengan 10.280 atau 20 penduduk per desa atau kelurahan. Sementara itu target sampel untuk wilayah aglomerasi adalah 580 desa/kelurahan, dengan total target sampel sebanyak 11.600 penduduk. Namun, target tersebut tidak tercapai sepenuhnya karena berbagai kendala di lapangan.
“Kalau kita lihat total target 10.280 di wilayah aglomerasi, kita berhasil mengumpulkan data yang siap dianalasis 9.541 atau sekitar 92,8 persen. Lalu di wilayah aglomerasi sekitar 93,6 persen,” ungkap Farid.
Lebih jauh, Farid menjelaskan pendekatan yang dilakukan dalam melakukan penelitian tersebut adalah dengan tidak memilih langsung dari total jumlah penduduk yang datanya disediakan oleh Dukcapil. Namun, pihaknya memilih sampel secara bertahap agar lebih efisien dari segi waktu penelitian.
“Sehingga kita memilih pendekatan klaster sampling yang kita stratifikasi berdasarkan wilayah aglomerasi dan non aglomerasi, dan pada saat kita memilih, kita mengembangkan peluang terpilihnya desa, atau kelurahan. Desa/kelurahan yang mempunyai penduduk lebih banyak , mempunyai peluang terpilih lebih besar dibandingkan desa/kelurahan yang penduduknya sedikit,” jelasnya.
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.