METRUM
Jelajah Komunitas

Tanpa Pogacar Vuelta 2026 Makin ‘Chaos’, Siapa Penguasa Baru Kaus Merah?

USAI menjalani hari istirahat, para pebalap balap sepeda grand tour Vuelta a Espana 2026 kembali menguras keringat pada Etape X (Alcarez – Elche de la Sierra sepanjang 185 km), Selasa (1/9/2026). Lintasan perbukitan dengan tiga tanjakan kategori 3 yang relatif ringan ini menjadi panggung ideal bagi para pebalap spesialis breakaway untuk melepaskan diri dari rombongan utama.

Tersingkirnya Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG) akibat kecelakaan fatal pada Etape VIII benar-benar mengubah lanskap perlombaan. Untuk pertama kalinya dalam kurun delapan tahun terakhir, sebuah grand tour bergulir tanpa kehadiran sosok “bos” peloton yang disegani. Absennya figur dominan ini membuat persaingan merebut gelar juara Vuelta 2026 menjadi sangat liar, sulit diprediksi, dan memicu potensi chaos karena semua pebalap merasa memiliki peluang yang sama.

Peta kekuatan kini berimbang di antara para kandidat juara. Dua mantan raja Vuelta masih mengintai tajam, yakni pebalap veteran Primoz Roglic (Red Bull Bora) yang mengejar gelar kelimanya dan Sepp Kuss (Visma Lease a Bike) yang merupakan kampiun edisi 2023.

Sementara itu, publik Spanyol menaruh harapan besar pada Enric Mas (Movistar). Pebalap berusia 31 tahun tersebut berpeluang mengakhiri dahaga juara atlet tuan rumah yang sudah berlangsung selama 12 tahun, sejak Alberto Contador terakhir kali merajai Vuelta pada 2014. Ancam bahaya juga datang dari juara Olimpaide Richard Carapaz (EF Education), Felix Gall (Decathlon), serta pebalap muda potensial asal Inggris, Oscar Onley (Netcompany Ineos).

Khusus untuk Etape X, tim Visma Lease a Bike memegang kartu truf kemenangan. Mereka memiliki Wout Van Aert yang sangat tangguh melancarkan breakaway dengan penyelesaian akhir mematikan. Jika opsi meloloskan diri gagal, mereka masih mengandalkan sprinter muda 21 tahun, Matthew Brennan, yang sudah mengantongi dua kemenangan etape pada Vuelta 2026.

BACA JUGA:  Ganna Kuasai ITT, Vingegaard Tertekan Almeida di Vuelta a Espana 2025

Dengan menyisakan 12 etape lagi menuju garis finis akhir di Granada pada 13 September mendatang, panggung Vuelta a Espana 2026 kini benar-benar menjadi arena pertarungan terbuka tanpa raja. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.