METRUM
Jelajah Komunitas

Teja Paku Alam Tak Tergantikan!

PENAMPILAN penjaga gawang Persib Teja Paku Alam pada beberapa pertandingan terakhir menjadi sorotan. Aksi memukaunya dalam mengahalau bola mampu menyelamatkan gawang Maung Bandung
dari kebobolan.

Penyelamatan paling diingat adalah saat Persib mengalahkan Persikabo 1973. Saat itu, pertahanan Pangeran Biru terus menerus digempur. Namun, berkat aksi heroik Teja, Persib pun akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Bahkan, penyerang andalan Persikabo Ciro Alves dibuat menangis, setelah beberapa kali peluang emasnya digagalkan kiper kelahiran Painan, Sumatra Barat itu.

Terakhir, Teja kembali melakukan aksi gemilangnya, ketika Persib mengalahkan PSM Makassar 2-0.

Hingga pertandingan ke-26, Teja telah mencatatkan 11 clean sheet saat mengawal gawang Persib di Liga 1 2021-2022. Tidak hanya hanya performa lini belakang yang solid, catatan itu diraih lantaran penampilan gemilang Teja.

Catatan clean sheet Teja bersama Persib musim ini pertama kali diraih saat melawan Persikabo pada putaran pertama, 29 September 2021. Kemudian, berlanjut di laga kontra PSIS, Bhayangkara FC, Persiraja
Banda Aceh, dan Persik Kediri.

Hasil tersebut juga didapatkan kembali pada putaran kedua saat menghadapi Persita Tangerang, Borneo FC, Persikabo 1973, PSIS Semarang, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar. Selama seri 4 ini, posisi Teja sebagai penjaga gawang utama belum tergantikan.

Tidak hanya itu, berkat penampilannya yang luar biasa dia dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 bulan Januari. Dia menjadi satu-satunya penjaga gawang di Liga 1 yang terpilih menjadi pemain terbaik.

Meski demikian, Teja tidak ingin terlena karena baginya yang terpenting adalah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai kiper.

“Alhamdulillah, tentunya saya sangat bersyukur dan senang atas pencapaian ini. Namun, saya sendiri tidak mau cepat puas dan akan tetap kerja keras agar bisa konsisten bersama tim,” tuturnya.

Dukungan dari keluarga, pelatih, pemain, dan suporter juga menjadi tambahan motivasi bagi Teja hingga bisa tampil maksimal saat menjaga gawang Persib.

“Terima kasih untuk keluarga yang selalu mendukung. Tidak lupa untuk Coach Luizinho Passos yang selalu mengasah saya dalam latihan. Ini semua juga tak lepas dari peran semua rekan-rekan di tim,” katanya.

Terkait clean sheet yang diraihnya, Teja mengaku tak terbebani dengan target itu. Yang terpenting, bisa melaksanakan tugasnya sebagai penjaga gawang dengan sebaik mungkin.

Dia mengatakan, semua penjaga gawang selalu ingin clean sheet di setiap pertandingan.

“Tentunya semua kiper punya target clean sheet di setiap pertandingan. Namun, kalau urusan clean sheet, kita berusaha dulu saja. Semoga kerja keras kami berbuah clean sheet,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Kiper Persib Luizinho Passos menilai penampilan Teja di setiap pertandingan terus menunjukan peningkatan. Menurut dia, setiap penjaga gawang harus fokus di setiap pertandingan agar bisa melakukan banyak penyelamatan dan membantu tim.

Teja sudah mencetak 11 clean sheet, tetapi Passos selalu mengingatkan kepada para anak asuhnya agar jangan terbuai pujian. Hal itu justru harus dijadikan tambahan semangat.

“Saya harap setelah pertandingan kemarin dia bisa terus berkembang. Saya punya satu target yaitu Persib Bandung bisa menjadi juara. Saya harap setiap kiper bisa menampilkan performa terbaik untuk membantu tim, supaya bisa mewujudkan target juara,” ucapnya.

Pria yang juga pernah menjadi pelatih kiper di klub asal Brasil, Cruzeiro ini pun mengakui jika raihan Teja tak lepas dari peran rekan-rekan di tim. “Kami selalu membangun kebersamaan tim,” ujarnya.

Senada dengan Passos, Pelatih Persib Robert Alberts pun memuji penampilan Teja Paku Alam yang bisa menunjukan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik yang ada di Liga 1.

“Teja adalah kiper yang memiliki kualitas, dia berkembang dengan pesat sejak bergabung bersama kami. Semua kiper kami juga berkembang. Kami senang karena memiliki Teja, kami kembali bisa mencatatkan clean sheet,” ujar pelatih yang kerap dipanggil Abah Obet oleh bobotoh ini.

Robert menambahkan, Teja memberikan pengaruh yang besar untuk membangkitkan kepercayaan diri pemain belakang. “Pemain bertahan kami tahu mereka punya sosok tangguh di belakangnya. Itu juga yang membuat kepercayaan diri semua pemain di tim pada saat pertandingan semakin terangkat,” tutur Robert. (M1-Irfan S/PR, 25/2/2022)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.