METRUM
Jelajah Komunitas

Tertawa Itu Menyehatkan!

SELAIN membawa kebahagiaan, tertawa ternyata memiliki banyak manfaatnya bagi kesehatan. Istilah tertawa adalah obat bukan merupakan hal yang asal, tetapi memang ada beberapa penelitian yang manyatakan bahwa tertawa memang dapat bermanfaat bagi tubuh.

Tertawa memang disukai banyak orang, terlihat banyaknya acara yang selalu membawa unsur komedi, tetapi masih banyak orang yang beranggapan tertawa hanya memberikan efek kebahagiaan sementara saja.

Lantas apa saja manfaat dari tertawa? Berikut manfaatnya:

  1. Tertawa membuat seluruh tubuh rileks. Kamu bisa merasakan setelah tertawa dapat mengurangi ketegangan fisik dan stress, membuat otot kamu lebih rileks hingga 45 menit setelahnya.
  2. Tertawa memicu pelepasan endorfin, yaitu zat kimia alami yang dikeluarkan oleh tubuh yang membuat tubuh merasa baik. Endorfin meningkatkan rasa damai secara keseluruhan dan bahkan dapat menghilangkan rasa sakit untuk sementara.
  3. Tertawa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tertawa menurunkan hormon stres dan meningkatkan sel kekebalan dan antibodi penangkal infeksi, sehingga meningkatkan daya tahan kamu terhadap berbagai penyakit.
Seorang anak tertawa lepas (Foto: unsplash.com).*
  1. Tertawa melindungi hati. Tertawa meningkatkan fungsi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah, yang dapat membantu melindungi kamu dari serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.
  2. Tertawa membakar kalori. Terdapat satu penelitian yang menemukan bahwa tertawa selama 10 hingga 15 menit sehari dapat membakar sekitar 40 kalori, yang bisa cukup untuk menurunkan 2 kg selama setahun.
  3. Tertawa meringankan beban berat kemarahan. Tidak ada yang meredakan kemarahan dan konflik lebih cepat daripada tertawa bersama. Pada saat tertawa, jangankan marah, perasaan negatif pun bakal hilang.

Itulah manfaat tertawa. Ada banyak yang tidak menyadari bahwa tertawa itu menyehatkan, bahkan kita dapat merasakan secara langsung efekya setelah kita tertawa. Ingat pesan yang disampaikan oleh grup lawak legendaris Warkop DKI, “Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang”. (Muhamad Alfin Ramadian/JT)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: