METRUM
Jelajah Komunitas

Tour de France 2022: Determinasi Pedersen, Menangi Etape XIII

SAINT ETIENNE, PRANCIS (METRUM) – Determinasi Mads Pedersen (26) asal Denmark merebut etape XIII Tour de France (TdF) pada Jumat (15/7/2022), finis di Saint Etienne kota industri Prancis, dengan melakukan break away membuktikan kekuatan yang dimilikinya ketika meraih gelar juara dunia Road Race 2019 di Inggris.

Andalan tim Trek Segafredo ini finis terdepan setelah melesat pada 250 m menuju finis etape XIII (Bourg d’Oisons – Saint Etienne 192,6 km) mengalahkan dua rekan breaker-nya, Fred Wright (Bahrain Victorious/Inggris) dan Hugo Houle (Israel Premier Tech/Kanada) di urutan kedua dan tiga dengan waktu sama 4 jam 13 menit 3 detik.

Tiga breaker lainnya yang melakukan break away bersama sejak awal, menyusul finis 30 detik kemudian yaitu Stefan Kung (Groupama FDJ/Swiss), Matteo Jorgensen (Movistar/AS) dan Filippo Ganna (Ineos Grenadier/Italia) menempati urutan keempat, lima dan enam.

Dengan demikian rangking klasemen umum tidak berubah, kaus kuning kokoh digenggaman Jonas Vingegaard (Jumbo Visma/Denmark), unggul 2 menit 22 detik atas runner up Tadej Pogacar (UAE Team Emirates/Slovenia), ketiga Geraint Thomas (Ineos/Inggris) + 2 menit 26 detik dan keempay Romain Bardet (DSM/Prancis) +2 menit 35 detik.

Grup 6 pembalap “break away” tengah melaju di pertengahan etape XIII Tour de France, Jumat (15/7/2022) menempuh jarak 192 km, Bourg d’Oisans – Saint Etienne (Foto: Getty Images).*

Covid-19: Pakai masker

Akibat semakin banyak kasus penularan Covid-19, panpel TdF mulai etape XIII meminta semua ofisial, atlet (setelah dan sebelum lomba), media dan anggota panitia untuk memakai masker, khususnya di lintasan finis dan start dan area publik.

Sebelum start etape XIII, satu atlet Prancis Warren Barguil (Arkea Samsic) tidak bisa mengikuti lomba lagi karena positif Covid-19. Sebelumnya pada etape XI Barguil sempat memimpin terdepan hingga 5 km dari finis namun terkejar.

“Luar biasa akhirnya bisa meraih kemenangan etape di TdF,” ujar Pedersen yang menjadi atlet Denmark ketiga pada TdF 2022 yang memenangi etape, dua lainnya Magnus Cort (EF Education) dan Jonas Vingegaard (Jumbo Visma).

“Saya menyukai profil rute etape XIII  mirip dengan rute kejuaraan dunia road race 2019 di Inggris yang saya menangi. Karena itu ada peluang untuk bisa bersaing merebut etape ini. Pada etape etape sebelumnya peluang menang dengan kapasitas saya sulit. Peluang itu akhirnya tiba di etape XIII, saya perjuangkan maksimal dan berhasil. Bukan hanya untuk saya tapi juga untuk keseluruhan tim,” ungkap Pedersen.

“Tim Trek Segafredo datang ke TdF 2022 dengan atlet yang targetnya hanya memenangi etape, dan itu sudah kami dapatkan, tentu melegakan bagi kami semua,” tambahnya.

“Taktik saya merebut etape tidak mau sprint grup 6 pembalap, kaena lebih sulit. Karena itu 12 km menuju finis saya askelerasi meninggalkan 5 rekan breaker, ada dua yang menyusul Wright dan Houle. Jadi adu sprint finis hanya tiga orang lebih mudah, dan saya melesat sekitar 250 meter dari finis tidak terkejar,” jelas Pedersen.

Pada etape XIII rute perbukitan ini Pedersen menjadi yang pertama melakukan serangan break away selepas start namun tersusul. Tapi determinasinya tidak surut, berikutnya di km 26 bersama beberapa pembalap mencoba lagi meski gagal.

Setelah itu beberapa kali upaya break away dicoba lagidan akhirnya setelah 50 km dilalui, tiga pembalap dimotori juara dunia ITT, Filippo Ganna (Ineos) behasil lolos dan memimpin sekitar 20 detik. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Pedersen dan dua lainnya untuk mengejar dan bisa menyusul Ganna dkk, grup enam pembalap ini kemudian bekerja sama memperlebar jarak hingga 3 menit dari peloton.

Upaya peloton utama mengejar 6 breaker (Ganna dan Pedersen dkk) tidak serius karena tim Jumbo Visma, tim UAE dan Ineos tidak berkepentingan, pasalnya rangking 6 breaker tidak membahayakan klasemen atas. Sedangkan tim yang punya sprinter tangguh (tim Lotto Soudal dan Quick Step) juga segan melakukan pengejaran akibat masing masing sprinternya terjebak di grup paling belakang setelah peloton terpecah menjadi 3 karena tiupan angin kencang yang arahnya berubah-ubah.

Preview profile etape XIV Tour de France, Sabtu (16/7/2022), Saint Etienne-Mende 192,5 km. (Grafis: A.S.O.).*

Sabtu (16/7/2022) etape XIV menempuh rute tanjakan menengah 192,5 km (Saint Etienne – Mende), melintasi tiga puncak gunung (Dua kategori 3 dan satu kategori 2). Finis di Mende ketinggian 1.030 m.

Peluang bagi jago tanjakan untuk meraih poin perebutan kaus polka dot (king of mountain), juga penting bagi unggulan papan atas untuk persaingan klasemen umum, tim UAE (Pogacar) akan bersaing ketat dengan Jumbo Visma (Jonas Vingegard) untuk perebutan kaus kuning. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: