METRUM
Jelajah Komunitas

Waspada Virus Corona, Lebih Baik Menahan Diri Bersepeda

PENYEBARAN virus corona (covid-19) begitu cepat dan mengkhawatirkan di beberapa wilayah di Indonesia. Penambahan kasus positif yang terus meningkat setiap harinya, menandakan bahwa masih banyak masyarakat yang tidak menjalankan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak aman atau physical distancing, abai mencuci tangan dan tetap berpergian ke luar rumah. Hanya dalam hitungan hari, orang yang terpapar virus corona semakin meningkat. Baik yang berstatus positif, meninggal, pasien dalam pengawasan, dan orang dengan pengawasan.

Bersih-bersih sepeda (Dok.Cuham).*

Wabah virus corona ini telah mengganggu hampir semua sektor kehidupan, terutama sektor ekonomi dan sosial. Berbagai aktivitas pun terhenti atau mengalami penurunan.

Tak terkecuali, wabah virus ini juga membuat resah para pesepeda. Berbagai kegiatan atau event bersepeda dibatalkan atau ditangguhkan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Berat memang, terutama bagi penyelenggara yang sudah mempersiapkan event jauh-jauh hari sebelumnya dengan matang. Tapi demi kenyamanan dan keamanan semua orang, akhirnya pihak penyelenggara harus mengumumkan penangguhan atau pembatalan kegiatan tersebut.

Gowes sendiri (Dok. Agus Federal Cycling).*

Area Car Free Day (CFD) pun kini ditiadakan. Baik hari biasa atau pun di akhir pekan. Kondisi jalanan atau sudut-sudut kota mulai terasa sepi. Bahkan, titik-titik kemacetan di dalam kota mulai tidak nampak dalam beberapa hari belakangan ini.

Hanya saja, meski anjuran pemerintah kepada masyarakat untuk tidak keluar rumah, beberapa pesepeda masih terlihat berseliweran di jalanan kota, terutama di akhri pekan. Entah mereka masih merasa aman atau memang belum menyadari apa yang tengah terjadi.  

Kiat Bersepeda Dalam Situasi Covid-19

Bagaimana publik pesepeda seharusnya menyikapi bencana wabah ini? Berikut protocol yang disampaikan dr. Erry, seorang pakar kesehatan yang juga pegiat pesepeda dari komunitas pesepeda Gowes Tahura.

Protocol ini berasal dari abah Iwan Ridwan Wanadri atas saran dan pendapat dr. Erry saat disampaikan dalam acara Gowes Sehat DICC menghindari penularan wabah Covid-19. Berikut kutipannya:

  • Sementara situasi dan kondisi belum kondusif terkait wabah Covid-19, gowes sebaiknya dilakukan dalam group kecil saja, maksimal 5 (lima) orang.
  • Hindari bersalaman, cukup dengan cara 🙏 sambil mengucapkan salam.
  • Siapkan masker dan bawa sanitizer botol kecil untuk cuci tangan.
  • Hilangkan kebiasaan mengusap wajah, hidung, mulut dan mata kecuali setelah cuci tangan secara bersih dengan sabun atau hand sanitizer.
  • Jarak gowes tidak terlalu dekat, minimal jarak 2 (dua) meter. Jarak waktu berfoto sesama goweser minimal 1 (satu) meter. Jarak duduk baik saat makan dan minum istirahat 1 (satu) meter.
  • Bagi yang solat di masjid/mushola sebaiknya membawa sajadah sendiri, cukup yang kecil, yang digunakan untuk bagian kepala saja. Saat solat usahakan selalu menggunakan masker, hindari mengusap wajah setelah berdoa, hindari bersalaman.
Jaga diri saat bersepeda (Dok. Cees Beurat).*

“Protocol ini sudah bagus, tapi yang masih harus didiskusikan adalah tentang jumlah goweser maksimal 5 orang. Maksudnya kita tidak tahu persis keseharian ke empat orang teman kita itu,” ujar dr. Erry melalui whatsapp.

Menurut Erry, saat sekarang ini jika hendak bersepeda paling aman itu sedirian, kecuali jika kita aware terus dan bisa menjaga jarak dengan para goweser lainnya.

“Namun jika memang situasinya semakin tak terkendali, lebih baik di rumah saja, menahan diri untuk tidak bersepeda dahulu. Meski bersepeda itu baik,” kata Erry.  

Erry menambahkan, untuk mengisi “kegabutan” saat berdiam diri di rumah lakukanlah hal-hal positif, seperti menulis, olahraga ringan, bersih-bersih rumah, memperbaiki sepeda dan jangan lupa untuk sering berjemur diri di sinar matahari pagi.

Wabah virus corona ini berdampak terhadap semua aktivitas manusia di berbagai belahan dunia. Termasuk aktivitas para pesepeda. Kita ikuti arahan pemerintah untuk tetap tinggal di dalam rumah ketika memang tidak ada urusan yang mendesak. Semoga kita semua terhindar dari Virus Covid-19 ini. Aamiin. Salam Boseh dan Go Green! (Cuham, Bersepeda Itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: