2021, Pesepeda Bandung Raya Dalam Semangat Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi
Gerakan Bersepeda di Kota Bandung dari Masa ke Masa (bagian 13)
PANDEMI masih menghantui. Bahkan di minggu awal tahun 2021, penulis baru selesai dari isolasi setelah dinyatakan positif terpapar covid-19 dua minggu sebelum pergantian tahun. Usai pemulihan, selain menulis dan #biketokamanawae sendiri, penulis tetap mengaktifkan diri di Forkom Bandung Raya (FBR) namun lebih sebagai pelaksana kegiatannya saja tanpa mengikuti gobarnya.
Dengan semangat Bandung Harmoni, Tuntaskan Pandemi, di tahun 2021 publik pesepeda Bandung Raya kembali menggeliat dengan ragam kegiatan bersepeda meski dengan keterbatasan.
Setiap bulannya semarak komunitas sepeda terutama yang baru bermunculan di masa pandemi menggelar kegiatan bersepeda seperti gobar santai, gowes jarak jauh, gobar dalam rangka hari jadi komunitas, dan event.
Sepanjang tahun 2021, FBR kerap mengadakan pertemuan, silaturahmi, atau sharing dengan banyak pihak baik secara langsung terbatas maupun melalui aplikasi, membahas seputar kolaborasi program dan gerakan bersepeda, diantaranya dengan FBR itu sendiri, pemkot melalui beberapa kedinasan, ketua DPRD, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan komunitas.
Pada Januari, Komunitas gerakan Bandung Tertib Bersepeda (BTB) yang sejak akhir 2020 mendukung gerakan bersepeda FBR, membuat baliho kampanye BTB berisi logo – logo komunitas sepeda dan pendukung yang ada di FBR, di pajang di Portal Sepeda (PS) Indonesia dan saat kegiatan Sikasep Terlalu, satunya lagi, selama hampir dua minggu lebih terpajang di papan iklan Jalan Merdeka depan Gramedia.
Selain itu, kampanye BTB juga dibuatkan dalam bentuk eposter berisi logo BTB bersama 1 logo komunitas, kemudian dibagikan di medsos.
B2W Bandung melaksanakan pembagian masker dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk komunitas sepeda FBR di Rumah Sepeda Indonesia Bandung.
Di Februari, FBR menggelar diskusi melalui webinar bertajuk Serial Diskusi Kampanye Bersepeda Tertib Berlalu Lintas (Serius Kasep Terlalu), edisi perdana dilaksanakan di PS Indonesia, mengusung tema “Bersepeda di Masa Pandemi”, menghadirkan ASN pesepeda dan dokter pesepeda. Bersama BTB, FBR dengan beratribut kaos BTB melakukan gobar keliling kota sambil kampanye bersepeda tertib dan beretika.
Serangkaian kegiatan dilaksanakan FBR di bulan Maret. Nyapedah bareng mahasiswa UNISBA dari Taman Radio menuju PS Indonesia, peserta FGD Jalur Sepeda oleh dishub di Grand Tebu Hotel, webinar Serius Kasep Terlalu kedua di Dekranasda Jabar bertema peran pemerintah saat pesepeda meningkat, menghadirkan dishub Kabupaten Bandung dan ITDP.
Program Jum’at Bike FBR perdana digelar, start dan finish di PS Indonesia, serta gobar bertema Sudut Pandang Bersepeda dari PS Indonesia menuju Sudut Pandang Café di Ciumbuleuit atas.
Memasuki April, FBR terlibat dalam FGD Membangun Budaya Gerakan Bersepeda oleh Dishub di Grandia Hotel. Federal Bandung Indonesia (FBI) melaksanakan pertemuan – pertemuan baik langsung maupun melalui apilkasi sepanjang April hingga Mei, menjelang anniversary dekade FBI.
Sementara di awal Mei, dalam moment usia setengah abad (50 tahun), penulis melalui Bersepeda itu Baik (Beib) meluncurkan buku berjudul “1 Dekade Perjalanan Bersepedaku, 2008 – 2018” di Portal Sepeda Indonesia.
Diakhir Mei, FBI di hari jadinya yang ke-10 bekerjasama dengan BNN Jabar menggelar 10 cepoters bersepeda keliling 10 chapter federal di Jabar bertajuk Gowes Jabar Bersinar Juara Lahir Batin Untuk Indonesia Bersih Narkoba.
Memasuki Juni, FBR dalam gelaran World Bicycle Day (WBD) sebagian gobar dengan walikota, start dari rumah dinasnya Jalan Nyland, sebagian lagi gobar dengan ketua DPRD,start dari kantornya Jalan Sukabumi. Keduanya menuju Taman Dewi Sartika Balai Kota untuk FGD dengan tema Bersepeda Ke Tempat Kerja.
Lalu komunitas seli Choi Bandung melaksanakan hari jadinya yang pertama di basecamp-nya Jalan Cisangkuy no. 58, diisi dengan gobar, testimony, celebrasi, dan ramah tamah. FBR menggelar silaturahmi akbar melalui zoom meeting membahas tentang program – program kolaborasi.
Berbagai komunitas maupun individu pesepeda gowes ke angkringan Warung Gowes (Wargos) Sepeda Sultan yang memajang tugu sepeda onthel raksasa di daerah Solokan Jeruk, Kab. Bandung.
Di Juli, penulis mulai menulis di Kompasiana dengan dominan artikel gerakan bersepeda untuk menginspirasi dan memotivasi.
Rangkaian kegiatan di Agustus cukup semarak yaitu Boseh Lipat Bandung (BLB) menggelar kegiatan di hari jadinya yang pertama di KBP Padalarang, KBB, dimana penulis hadir sebagai undangan mewakili FBR. Bersama Bandung Good Guide (BGG), FBR mengadakan seminar & FGD melalui apilkasi bertema Bandung, Sepeda & Wisata.
Lalu ada B2W Day serentak di berbagai kota/daerah di Indonesia termasuk Bandung Raya baik secara individu maupun berkelompok. Sikasep Terlalu kembali di gelar yang kali ini selain di Dago juga di Summarecon, Gedebage yang dikoordinir oleh lintas komunitas Bandung Timur.
Tak kalah meriahnya, di September ada FBR dengan gobar September Ride Collaboration-nya dari CRS ke Taman Cibeunying. Rencana FBR dalam pembuatan buku kumpulan tulisan gerakan bersepeda bertema Satu Sepeda Sejuta Cerita. Survei dan Kajian Boseh Bike Share oleh BULB, Dishub yang mana penulis menjadi salah satu surveyor lapangannya. FBR dalam FGD Peraturan Perundang – Undangan Tentang Sepeda oleh Dishub di Hotel Grandia.
Gerakan Jum’at Bike FBR sejak bulan September ini menjadi Jum’at Bike Berbagi, selain kampanye budaya bersepeda juga sambil membagikan box sarapan untuk kaum dhuafa di sepanjang jalan yang dilalui, hasil donasi pesepeda dan donator yang dikoordinir oleh komunitas seli, TroyBray. B2W Bandung melaksanakan estafet kepepimpinan & kepengurusan masa bakti 2021 – 2025. BGG bersama FBR menggelar Charity Cycling Tour ke Bandung Zoo.
Begitupun di Oktober, semarak FBR di berbagai kegiatan yaitu hadir dalam FGD Transportasi di British Embassy Jakarta. Bersama Greeners.co menggelar Batik Day Celebration serentak oleh B2W Indonesia, gobar dari Rumah Sepeda Indonesia Jalan Sumbawa ke Speed Movement Cikapayang Dago. Dengan didukung BGG, gerakan Bandung Nigth Ride-keun (NRkeun) perdana dilaksanakan dari CRS ke Warung Koflok, Kopo. Menggelar gobar dalam rangka Hari Sumpah Pemuda mengusung gerakan Kolaborasi Ke-bike-an.
Di November, FBR hadir dalam Harris Day Virtual Chalenge 2021 di Hotel Festival Citylink, Zero to Zero Bandung – Bogor oleh Dispora dari Plaza Balaikota Bandung ke Balaikota Bogor, dan mengangkat kembali program Pelajar Nyasab bersama BGG, serta menjadi nara sumber program #ngobsis Ngobrol Bisnis Asyik di IG Jabarpreneur tentang endors.
Dan di Desember, FBR hadir dalam Bike to Work (B2W) Indonesia Award 2021 di Ballroom Perpustakaan Indonesia Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. B2W Award merupakan ajang apresiasi publik dalam memberikan pernghargaan terhadap insan atau kota yang selama ini memiliki andil besar dalam mendorong budaya bersepeda.
Alhamdulillah, Bandung memboyong tiga penghargaan yaitu Kota Ramah Sepeda kedua setelah DKI Jakarta, Rahmat Suprihat sebagai guru yang Berdedikasi Kepada Budaya Sepeda, dan penulis meraih Penghargaan Sepanjang Masa.
Gerakan LAST SUNDAY RIDE (LSR) atau bersepeda bersama di hari Minggu terakhir yang rutin dilaksanakan di akhir tahun oleh pegiat seli Bandung Raya yang dikomando CLB, tahun ini kembali digelar setelah tahun 2020 tidak dilaksanakan karena pandemi. Gerakan senada juga dilakukan oleh FBI bertajuk Tunjukan Federalmu.
Sementara, Lipat Bandung Dan Sekitarnya (Libass) menggelar hari jadinya yang pertama di Pasar Nostalgia (Panos) Batu Nunggal, dengan rangkaian kegiatan gobar, tausiah, santunan dhuafa, hiburan, dan bagi –bagi hadiah.
Menjelang pergantian tahun hadir gerakan bernama Bandung Bersepeda Bersama Aparatur (Beratur) yang digagas beberapa kepala dinas bersama FBR, merupakan gerakan bersepeda dari ASN bersama komunitas pesepeda dalam upaya membangun budaya gerakan bersepeda.
Hayu #biketokamanawae untuk perjalanan pendek sekalipun, bersepeda tetap menjadi pilihan yang baik selama dilakukan dengan bijak, tertib, dan beretika. Karena pada akhirnya, bersepeda itu baik. Salam boseh dan go green! (Cucu Hambali, “Bersepeda itu Baik /Beib”, Spirit membangun budaya bersepeda).*** (Bersambung)
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.