Absen di Sepang akibat Retak Tangan, Jorge Martin Siap All Out Hadapi Marc Marquez di MotoGP Qatar 2026
KEPUTUSAN Jorge Martin (Aprilia Racing) untuk absen pada seri ke-19 MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026), menjadi langkah taktis demi memulihkan cedera retak pergelangan tangan kanannya. Pembalap asal Spanyol itu kini membidik seri ke-20 MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Losail, Minggu (8/11/2026), untuk memberi perlawanan sengit kepada sang pemuncak klasemen, Marc Marquez (Ducati Lenovo).
Jeda waktu yang hanya berjarak lima hari antara balapan Malaysia dan Qatar terbilang sangat sempit untuk pemulihan fisik secara sempurna. Akibat melewatkan perolehan poin di Sepang, Martin yang kini mengoleksi 355 poin makin tertinggal 44 angka dari Marquez (399 poin).
Situasi ini makin menguntungkan Marquez untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 yang ke-8 kalinya. Jika Marquez kembali keluar sebagai pemenang di Losail dan Martin gagal menembus posisi lima besar, gelar juara bisa makin dekat sebelum menyisakan dua seri pemungkas di Portugal dan Valencia.
Meski terdesak, Martin menegaskan belum mau mengangkat bendera putih dalam perburuan mahkota juara.
“Perjuangan akan berat tapi saya belum menyerah, peluang meski tipis masih ada dan harus dimaksimalkan. Yang penting harus berlomba taktis dan tidak terbawa emosi yang bisa mengakibatkan terjatuh seperti saya alami di Australia. Kondisi pergelangan tangan kanan yang cedera sudah membaik semoga bisa tampil lumayan di sirkuit Losail, Qatar setelah absen di Sepang, Malaysia,” ungkap Martin lewat rilis resmi Aprilia Racing.
Di sisi lain, Marc Marquez tampil makin percaya diri usai mencatatkan kemenangan ke-7 sepanjang musim ini. Pembalap yang dijuluki The Baby Alien tersebut berambisi menyapu bersih sisa tiga seri terakhir demi mengukuhkan dominasinya bersama Ducati.
“Tahun lalu saya menjadi juara dunia MotoGP untuk ke-7 kalinya, dan itu yang pertama bersama Ducati setelah 6 kali sebelumnya menjadi juara dunia dengan Honda pada kurun waktu 2013-2019. Kini saya harap dua tahun beruntun menjadi juara dunia MotoGP bersama Ducati, dan membukukan rekor 8 kali juara dunia MotoGP,” tegas Marquez optimis.
Jika ambisi ini terealisasi, Marquez tidak hanya menambah koleksi trofinya, tetapi juga resmi memecahkan rekor 7 kali gelar juara dunia kelas utama yang sebelumnya dipegang oleh legenda balap Valentino Rossi dan sempat disamai Marquez pada 2025.
Dominasi Tanpa Perlawanan di Sepang
Pada gelaran MotoGP Malaysia 2026, Marquez tampil dominan tanpa celah sejak awal balapan. Ini menjadi kemenangan pertamanya di Sepang sejak 2018, mengakhiri periode sulit yang sempat dialaminya sewaktu membela Repsol Honda hingga akhirnya memutuskan hijrah ke Ducati pada 2024.
Marquez menyentuh garis finis tanpa tekanan berarti, disusul oleh Pedro Acosta (Red Bull KTM) di posisi kedua dengan selisih waktu 4 detik, serta Alex Marquez (Gresini Racing) di podium ketiga berjarak +5,9 detik.
Klasemen Sementara MotoGP 2026 (Usai Seri XIX Malaysia):
- Marc Marquez (Ducati Lenovo / Spanyol) — 399 poin
- Jorge Martin (Aprilia Racing / Spanyol) — 355 poin
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing / Italia) — 322 poin
- Pedro Acosta (Red Bull KTM / Spanyol) — 295 poin
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia / Jepang) — 278 poin. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.