METRUM
Jelajah Komunitas

Pemkot Bandung Matangkan Pengamanan Pawai Persib, Jalur Konvoi hingga JPO Asia Afrika Dicek

KOTA BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mematangkan skema pengamanan menjelang laga penentuan dan rencana pawai juara Persib Bandung. Kesiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah dan aparat keamanan yang dipimpin Wali Kota Muhammad Farhan di Pendopo Kota Bandung, Jumat (22/5/2026).

Farhan menegaskan seluruh unsur pengamanan harus bergerak terukur dengan mengedepankan pendekatan kewilayahan dan komunikasi aktif bersama kelompok suporter atau Bobotoh.

“Antisipasi kalau ternyata situasi memanas, semuanya harus siap menenangkan. Tapi penanganannya tetap berbasis wilayah masing-masing,” ujar Farhan.

Sejumlah jalur strategis dipetakan sebagai titik rawan penumpukan massa, mulai kawasan Sulanjana hingga Cikapayang. Pemkot meminta pengamanan diperketat untuk mengantisipasi gangguan ketertiban selama konvoi berlangsung.

Tak hanya fokus pada pengamanan massa, Pemkot Bandung juga mulai memeriksa kondisi infrastruktur di sepanjang jalur pawai. Titik jalan berlubang hingga potensi hambatan di rute konvoi diminta segera ditangani demi keselamatan warga.

Farhan menilai komunikasi dengan komunitas Bobotoh menjadi kunci utama agar euforia kemenangan tetap kondusif.

“Yang paling penting komunikasi dengan kelompok-kelompok suporter. Kalau perlu diundang langsung ke kantor. Pengalaman sebelumnya, lebih baik antisipasi sejak awal bersama petugas,” katanya.

Selama rangkaian pertandingan dan pawai berlangsung, Pemkot Bandung juga menyiagakan petugas kebersihan, pertamanan, kesehatan hingga aparat kewilayahan. Seluruh personel diminta bersiaga penuh tanpa libur.

“Pengamanan hari Minggu jangan ada yang libur. Dibagi dua, ada yang ikut berjalan dengan rombongan, ada yang tetap berjaga di titik utama,” tegas Farhan.

Ia berharap masyarakat dapat menikmati perayaan Persib dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu ketertiban kota.

“Warga datang untuk lihat piala dan pemain. Ini pestanya Persib, bukan pestanya pemerintah kota,” ucapnya.

BACA JUGA:  Persaingan Semakin Ketat, Persib Atur 'Recovery' Pemain

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, mengatakan Pemkot sudah menyiapkan pola pengamanan sejak laga terakhir hingga konvoi juara.

Menurut Sigit, potensi konvoi spontan dari berbagai wilayah akan diantisipasi melalui pengaturan arus dan penempatan personel di titik strategis pusat kota.

Rute pawai sementara dirancang dimulai dari Gedung Sate, melintasi Jalan Banda, Jalan Riau, Jalan Merdeka, kawasan Asia Afrika hingga berakhir di Pendopo Kota Bandung.

“Antisipasi utamanya adalah pergerakan massa dari wilayah-wilayah yang nanti menyatu di pusat kota,” kata Sigit.

Di sisi lain, Kepala Disciptabintar Kota Bandung, Rulli Subhanudin memastikan fasilitas publik yang akan digunakan dalam seremoni sudah melalui pemeriksaan teknis.

Salah satunya adalah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia Afrika yang direncanakan menjadi titik seremoni trofi Persib. Pemeriksaan dilakukan melalui uji beban, pengecekan sambungan struktur hingga tes kelenturan.

“Hasil sementara dinyatakan aman. Namun kapasitas di area tertentu tetap dibatasi untuk menjaga keselamatan,” ujar Rulli.

Untuk menambah kemeriahan pesta juara, Pemkot Bandung juga menyiapkan hiburan pendukung berupa pemutaran video dokumentasi perjalanan Ayi Beutik serta pertunjukan musik di sejumlah titik kegiatan. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.