METRUM
Jelajah Komunitas

Ratu Tanjakan Belanda Kembali Berkuasa, Van der Breggen Pimpin Giro d’Italia Putri 2026

NEVEGAL, ITALIA METRUM) – Pebalap senior asal Belanda, Anna van der Breggen, membuktikan kelasnya sebagai salah satu legenda balap sepeda putri dunia. Juara empat kali Giro d’Italia Putri itu tampil dominan saat menjuarai Etape IV nomor individual time trial (ITT) tanjakan sejauh 12,7 kilometer di Nevegal, kawasan Pegunungan Dolomite, Rabu (4/6/2026) WIB.

Kemenangan tersebut tidak hanya menghadirkan sukses etape bagi pebalap tim SD Worx-Protime, tetapi juga mengantarkannya merebut kaus pink pemimpin klasemen umum dari tangan sprinter Italia, Elisa Balsamo.

Etape kontra waktu yang menuntut kemampuan menanjak menjadi mimpi buruk bagi Balsamo. Setelah tampil dominan dan menyapu tiga etape awal, pebalap Lidl-Trek itu kesulitan bersaing di rute pegunungan dan hanya mampu finis di posisi ke-123 dengan selisih waktu lebih dari sembilan menit dari sang pemenang.

Dalam nomor ITT, para pebalap dilepas satu per satu dengan interval dua menit. Sebagai pemegang kaus pink, Balsamo menjadi peserta terakhir yang memulai balapan. Sementara Van der Breggen yang sebelumnya berada di posisi keenam klasemen, start sebagai pebalap kelima terakhir.

Pengalaman panjang Van der Breggen di ajang balap dunia kembali menjadi pembeda. Meski telah berusia 35 tahun, kemampuannya di nomor tanjakan dan time trial masih sulit ditandingi generasi yang lebih muda.

Rekam jejaknya berbicara banyak. Selain empat gelar Giro d’Italia Putri, Van der Breggen juga pernah meraih dua gelar juara dunia road race, satu gelar juara dunia ITT, medali emas Olimpiade Rio 2016, serta tujuh kemenangan di balapan klasik bergengsi La Flèche Wallonne.

“Saya terakhir menjadi juara Giro pada 2021. Setelah beberapa tahun harus berjuang dengan cedera, kini saya kembali mengenakan kaus pink. Ini momen yang sangat berarti,” ujar Van der Breggen kepada Eurosport.

BACA JUGA:  Vuelta a Espana 2023: Cuaca Buruk, Atlet Berjatuhan di Etape I dan II

Meski sukses mengambil alih pimpinan klasemen, ia menegaskan persaingan masih jauh dari selesai. Masih tersisa lima etape yang dapat mengubah peta perebutan gelar juara.

Anna Van Der Bregen (SD Worx/Belanda) merebut kaus pink pimpinan Giro d’Italia Putri 2024 di Nevegal, Dolomite – Italia. (Foto: Luc Chessen/Getty Images).*

Van der Breggen mengakui ancaman terbesar datang dari sesama pebalap Belanda, Demi Vollering, serta pebalap Swiss, Marlen Reusser, yang sama-sama memiliki kemampuan kuat di medan tanjakan maupun ITT.

Hasil Etape IV membuat Van der Breggen kini memimpin klasemen umum dengan keunggulan 1 menit 4 detik atas Reusser. Sementara Vollering berada di posisi ketiga dengan selisih 1 menit 10 detik.

Sebaliknya, Balsamo mengalami penurunan drastis. Dari pemuncak klasemen selama tiga etape pertama, ia kini terlempar ke posisi ke-56 dengan ketertinggalan 8 menit 44 detik dari pemimpin lomba.

Hasil Etape IV (ITT 12,7 Km)

  1. Anna van der Breggen (SD Worx-Protime/Belanda) – 31 menit 38 detik
  2. Marlen Reusser (Movistar/Swiss) +1 menit 3 detik
  3. Demi Vollering (FDJ-SUEZ/Belanda) +1 menit 9 detik

Klasemen Umum Sementara hingga Etape IV

  1. Anna van der Breggen (SD Worx-Protime/Belanda) – 11 jam 31 menit 32 detik
  2. Marlen Reusser (Movistar/Swiss) +1 menit 4 detik
  3. Demi Vollering (FDJ-SUEZ/Belanda) +1 menit 10 detik

Dengan medan pegunungan yang masih mendominasi sisa balapan, perebutan gelar Giro d’Italia Putri 2026 diprediksi akan mengerucut pada duel para spesialis tanjakan. Namun pengalaman Van der Breggen menunjukkan bahwa sang juara lama belum habis dan masih menjadi kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi Giro Putri. (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.