Pogacar Kembali Tak Terbendung, Menang Solo di Etape X Tour de France 2026
TADEJ Pogacar kembali menunjukkan dominasinya di Tour de France (TdF) 2026. Juara empat kali asal Slovenia itu tampil tanpa tandingan dengan meraih kemenangan solo pada Etape X yang berlangsung di rute pegunungan sejauh 166 kilometer dari Aurillac menuju Le Lioran, Selasa (14/7/2026).
Etape yang melintasi tujuh tanjakan kategori 1, 2, dan 3 di kawasan Massif Central menjadi panggung unjuk kekuatan Pogacar. Pembalap UAE Emirates XRG itu melepaskan serangan di tanjakan dan melintasi garis finis sendirian dengan catatan waktu 3 jam 58 menit 8 detik.
Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga bagi Pogacar pada Tour de France 2026 setelah sebelumnya berjaya di Etape III dan Etape VI. Hasil itu sekaligus semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen umum.
Persaingan di belakang Pogacar berlangsung sengit. Remco Evenepoel (Red Bull Bora-hansgrohe) memenangi sprint grup pengejar untuk finis di posisi kedua dengan selisih 32 detik, disusul pembalap muda Prancis Paul Seixas (Decathlon CMA CGM) yang menempati peringkat ketiga, terpaut 34 detik.
“Ini adalah hasil terbaik yang bisa saya berikan dengan finis ketiga pada perayaan Hari Bastille, Hari Nasional Prancis,” ujar Seixas.
Sementara itu, Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike) kembali gagal merespons akselerasi Pogacar. Juara Tour de France 2022 dan 2023 tersebut harus bekerja keras memimpin kelompok pengejar tanpa dukungan maksimal dari pembalap lain. Upaya itu menguras tenaganya hingga akhirnya finis di posisi ketujuh dengan selisih 44 detik dari Pogacar.
Penampilan impresif justru diperlihatkan Remco Evenepoel. Juara Olimpiade Paris itu sempat tertinggal sekitar 10 detik dari grup pengejar, namun mampu bangkit, menyusul kembali, dan melesat dalam sprint akhir untuk merebut posisi kedua. Hasil tersebut mengangkat posisinya ke peringkat ketiga klasemen umum.
Di sisi lain, rekan setim Pogacar, Isaac del Toro, kehilangan banyak waktu setelah finis di posisi kedelapan dengan selisih 1 menit 31 detik. Akibatnya, pembalap asal Meksiko itu turun ke peringkat ketujuh klasemen keseluruhan.
Usai Etape X, selisih waktu Pogacar atas Vingegaard semakin melebar menjadi 3 menit 36 detik. Meski demikian, pembalap Denmark tersebut menegaskan belum menyerah dalam perebutan gelar.
“Memang berat bersaing dengan Pogacar, namun saya masih yakin dengan kemampuan saya. Dengan dukungan tim Visma, performa kami akan terus meningkat pada etape-etape berikutnya dan setidaknya bisa memberikan perlawanan yang lebih baik,” kata Vingegaard.
Dalam wawancara dengan Eurosport, Vingegaard mengakui belum mampu mengimbangi kekuatan Pogacar di medan pegunungan.
“Pada Etape X, seperti juga di Etape VI, saya gagal menahan laju Pogacar. Bahkan kali ini saya juga harus bersaing dengan para pembalap unggulan lainnya dalam grup pengejar,” ujarnya.
Tour de France 2026 masih menyisakan sejumlah etape pegunungan berat, terutama pada Etape XIII, XIV, dan XV yang diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi para kandidat juara. Vingegaard, Evenepoel, Paul Seixas, Juan Ayuso, dan para spesialis tanjakan lainnya akan berupaya memangkas ketertinggalan dari Pogacar yang hingga kini tampil nyaris sempurna.
Hasil Etape X (166 km)
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) – 3:58:08
- Remco Evenepoel (Red Bull Bora-hansgrohe/Belgia) +32 detik
- Paul Seixas (Decathlon CMA CGM/Prancis) +34 detik
- Florian Lipowitz (Red Bull Bora-hansgrohe/Jerman) +34 detik
- Juan Ayuso (Lidl-Trek/Spanyol) +38 detik
- Mattias Skjelmose (Lidl-Trek/Denmark) +38 detik
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) +44 detik
Klasemen Umum hingga Etape X
- Tadej Pogacar (UAE Emirates XRG/Slovenia) – 38:15:02
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) +3:36
- Remco Evenepoel (Red Bull Bora-hansgrohe/Belgia) +4:06
- Juan Ayuso (Lidl-Trek/Spanyol) +4:22
- Paul Seixas (Decathlon CMA CGM/Prancis) +4:35. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.