METRUM
Jelajah Komunitas

11 Superkomputer Taiwan Tembus TOP500 Dunia

TAIWAN, ROC (METRUM) – Taiwan semakin memperkuat posisinya dalam peta persaingan kecerdasan buatan (AI) global setelah 11 sistem superkomputernya berhasil masuk daftar terbaru TOP500, pemeringkatan superkomputer paling bertenaga di dunia. Total daya komputasi yang dikumpulkan mencapai 213 PetaFLOPS, menjadi kali pertama Taiwan menembus angka 200 PetaFLOPS.

Lonjakan kapasitas tersebut didorong kontribusi besar dari ASUS dan Taiwan AI Cloud. Kedua perusahaan itu terlibat dalam pembangunan sejumlah sistem dengan total kekuatan komputasi lebih dari 165 PetaFLOPS, atau sekitar 78 persen dari keseluruhan kapasitas komputasi publik Taiwan yang tercatat dalam daftar TOP500.

Di tengah perlombaan global membangun infrastruktur AI, superkomputer NANO4 yang dikembangkan oleh National Center for High-performance Computing masih mempertahankan status sebagai sistem terkuat di Taiwan. Dengan kemampuan komputasi mencapai 81,6 PetaFLOPS, NANO4 menempati peringkat ke-33 dunia dalam daftar TOP500 terbaru.

Secara keseluruhan, Taiwan kini memiliki tiga sistem yang masuk 100 besar dunia dan enam sistem dalam 200 besar global, mempertegas eksistensinya sebagai salah satu pemain penting dalam pengembangan infrastruktur AI dan komputasi berkinerja tinggi.

Melalui unggahan di media sosial resminya, Taiwan AI Cloud menilai pencapaian tersebut bukan sekadar soal peringkat superkomputer. Menurut perusahaan itu, hasil tersebut mencerminkan keberhasilan Taiwan membangun fondasi AI nasional yang mencakup infrastruktur, pusat data, hingga kemandirian teknologi.

“Di era AI, yang menentukan daya saing sebuah negara bukan hanya chip dan model kecerdasan buatan, tetapi kemampuan membangun, mengoperasikan, serta mengendalikan sumber daya komputasi dan data secara berkelanjutan,” tulis Taiwan AI Cloud.

Meski beberapa sistem Taiwan mengalami perubahan posisi dibandingkan pemeringkatan sebelumnya, perusahaan tersebut menegaskan kapasitas komputasi nasional tidak mengalami penurunan. Sebaliknya, perubahan peringkat mencerminkan semakin agresifnya investasi berbagai negara dalam membangun superkomputer AI dan infrastruktur komputasi generasi baru.

BACA JUGA:  Konsumsi Pasta Berlebihan, Bahaya untuk Kesehatan

Taiwan AI Cloud sendiri terlibat dalam sejumlah proyek strategis nasional, termasuk pengembangan NANO4, NANO5, Ubilink, hingga pusat superkomputer AI milik Foxconn. Langkah ini dinilai menjadi bagian dari strategi jangka panjang Taiwan untuk memperkuat kedaulatan AI di tengah kompetisi teknologi global yang semakin ketat. (M1-RTI)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.