METRUM
Jelajah Komunitas

Acara Alumni Berbakti Vaksinasi untuk Negeri, Ika SMPN 2 Bandung Sukses Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

BANDUNG – Ikatan Alumni SMPN 2 Bandung sukses menuntaskan kegiatan vaksinasi massal “Alumni Berbakti Vaksinasi untuk Negeri” dengan menyelesaikan vaksinasi dosis kedua kepada para peserta, Sabtu (27/11/2021) di sekolah SMP Negeri 2 Bandung, Jl. Sumatera No. 42 Kota Bandung. Sebelumnya di tempat yang sama, pada Sabtu (30/10) telah diselenggarakan vaksinasi tahap 1 yang telah diberikan kepada 858 orang dari 1.125 pendaftar.

Ketua Panitia Vaksinasi Ika SMP Negeri 2 Bandung, Indri Budhiaswati mengatakan, tim gabungan Ikatan Alumni SMP 2 Bandung, IDI Jabar, Biddokkes Polda Jabar dan Tim BPBD Provinsi Jabar berhasil melaksanakan kegiatan vaksinasi ke-2 dengan lancar, meski pada kegiatan vaksinasi tahap ke-2 terdapat sedikit penurunan jumlah peserta.

“Pada pemberian vaksin dosis 2, jumlah peserta sedikit turun menjadi sekitar 760an. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, alasan yang diterima panitia di antaranya banyaknya alternatif kegiatan vaksin yang diselenggarakan berbagai pihak sehingga memilih yang jaraknya lebih dekat rumah, ada peserta yang tidak bisa hadir karena sakit, ada peserta yang berhalangan hadir meski sudah mendaftar karena sedang berada di luar kota dan lain sebagainya,” ujar Indri.

Dia menambahkan, meski acara vaksinasi untuk dosis 2, tapi panitia juga menerima peserta untuk dosis 1 atau peserta baru. Panitia menyediakan vaksinasi khusus dosis kedua jenis Astrazeneca dan Sinovac untuk 1.000 orang. “Selain yang sudah terdaftar panitia, ada juga peserta vaksinasi yang datang langsung atau on the spot ke acara berjumlah 75 orang,” imbuh Indri, alumni SMPN 2 Angkatan 1981 ini.

Acara Vaksinasi massal yang diselenggarakan Ika SMPN 2 Bandung ditinjau langsung Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Jabar Atalia Praratya Kamil. Peninjauan dilakukan mulai dari gerbang utama masuk meja informasi, pengecekan suhu, tempat pendaftaran, screening, ruang vaksin hingga ruang observasi. Dia juga menyapa dan melakukan perbincangan kecil dengan tenaga kesehatan dan peserta. Menurutnya, kegiatan vaksinasi Massal yang dilakukan Ikatan Alumni SMP Negeri 2 Bandung ini dapat menjadi inspirasi komunitas lain untuk menggelar acara serupa untuk membantu program pemerintah membentuk kekebalan komunal di akhir Tahun 2021.

Atalia mengunjungi ruang sekretariat Ika SMPN 2 Bandung dan melakukan perbincangan dengan panitia dan juga wartawan (Foto: Dok Panitia).*

Atalia mengatakan, perlu kolaborasi semua stakeholders dalam membantu pemerintah, harapannya kekebalan komunal dapat terbentuk sesuai target. “Saat ini di Jawa barat yang terpapar Covid-19 sudah menurun, bahkan ada yang sudah nol, seperti di Kuningan, Cirebon, Cianjur dan lainnya. Hayu kita semua divaksin sebagai salah-satu bentuk bela negara kita,” kata Atalia, yang juga alumni SMPN 2 Bandung Angkatan 1989 saat memberi sambutan di ruang observasi-Aula SMPN 2 Bandung, kepada peserta vaksinasi, Sabtu (27/11/2021).

Lebih jauh Atalia mengungkapkan, untuk mencapai kekebalan komunal, warga Indonesia khususnya masyarakat Jawa Barat yang sudah divaksin harus mencapai 80 persen. Kerja keras semua pihak hingga akhir Tahun 2021. Di balik itu, kabar baik terkait tingkat keterisian kamar rumah sakit di Jawa Barat yang April lalu sebesar 91, kini tinggal 2 persen.

“Sekarang kalau mau pariwisata harus vaksin dulu, mau pergi ke luar kota harus vaksin dulu, mau ke mal juga. Teu vaksin teu ulin!” tutur Atalia, menyemangati para peserta vaksin.

Download sertifikat vaksin Covid-19

Saat pandemi seperti sekarang ini sertifikat vaksin Covid-19 menjadi salah satu syarat beraktivitas di tempat publik. Masyarakat diperbolehkan beraktivitas di beberapa tempat publik setelah mendapatkan vaksin minimal dosis pertama.
Download sertifikat vaksin Covid-19 kini bisa dilakukan melalui aplikasi Whatsapp hingga Web.

Kemenkes RI terus melakukan pembaharuan layanan terkait permasalahan sertifikat vaksin Covid-19. Layanan terbaru yang diluncurkan yaitu chatbot Whatsapp PeduliLindungi. Chatbot tersebut dapat diakses 24 jam oleh seluruh masyarakat. Berikut langkah-langkah download sertifikat vaksin Covid-19 melalui chatbot Whatsapp:

  1. Hubungi nomor Whatsapp Kemkes RI pada nomor 081110500567.
  2. Setelah itu pengguna akan diminta memasukkan nomor telepon yang terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi.
  3. Masukkan 6 kode OTP yang telah dikirimkan secara otomatis pada HP pengguna.
  4. Klik ‘download sertifikat’.
  5. Memasukkan nama yang digunakan saat melakukan vaksinasi.
  6. Memasukkan NIK yang terdaftar pada akun PeduliLindungi.
  7. Pilih sertifikat vaksin Covid-19 yang ingin diunduh.

Aplikasi PeduliLindungi yang diluncurkan oleh pemerintah menyediakan berbagai layanan yang berkaitan dengan Covid-19. Salah satu layanannya adalah sertifikat Vaksin Covid-19 pertama dan kedua.
Berikut cara mengunduh sertifikat vaksin Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi:

  1. Pastikan aplikasi PeduliLindungi sudah tersedia di HP Anda. Pengguna dapat mengunduh aplikasi PeduliLindungi melalui Playstore atau AppStore jika belum memiliki aplikasi tersebut.
  2. Login di aplikasi dengan memasukkan nomor HP yang terdaftar saat vaksinasi COVID-19.
  3. Masukkan 6 digit kode OTP yang telah dikirimkan melalui SMS ke HP pengguna.
  4. Pada halaman utama, pilih ‘sertifikat vaksin’.
  5. Klik ‘nama’, lalu halaman akan menampilkan sertifikat vaksin milik pengguna.
  6. Pilih sertifikat vaksin Covid yang ingin didownload lalu klik ‘unduh’ di pojok kanan bawah.
  7. Sertifikat vaksin akan tersimpan di penyimpanan HP pengguna saat sudah berhasil diunduh.

Download sertifikat vaksin Covid-19 pertama dan kedua dapat dilakukan melalui situs resmi PeduliLindungi. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pastikan Anda telah memiliki akun PeduliLindungi.
  2. Buka laman https://pedulilindungi.id/.Klik tulisan ‘
  3. Login/Register’ kemudian masukkan nomor HP yang telah terdaftar ketika melakukan vaksinasi Covid-19.
  4. Masukkan 6 kode OTP yang telah dikirimkan secara otomatis melalui SMS untuk melakukan login.
  5. Klik ‘Nama Akun’ pada pojok kanan atas halaman yang telah ditampilkan.
  6. Pilih ‘sertivikasi vaksin’, lalu klik ‘nama’ untuk menampilkan sertifikat vaksin.
  7. Klik ‘unduh’ untuk mendownload sertifikat vaksin COVID-19. Pengguna dapat memilih sertifikat vaksin Covid-19 pertama dan kedua.

Fungsi Sertifikat

Sertifikat vaksin Covid-19 berfungsi sebagai paspor online yang perlu dibawa kapan saja dan dimana saja. Masyarakat wajib menunjukkan sertifikat vaksin ketika hendak beraktivitas di berbagai tempat publik. Merujuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), berikut tempat-tempat yang membutuhkan sertifikat vaksin:

  • Mal dan pusat perbelanjaan.
  • Supermarket dan hypermarket.
  • Restoran atau rumah makan, kafe di ruang terbuka.
  • Tempat wisata.
  • Fasilitas olahraga.
  • Layanan transportasi umum (kereta api, MRT, KRL, TransJakarta, pesawat, bus dan kapal laut).
  • Gedung perkantoran di berbagai sektor.
  • Perhotelan non penanganan COVID-19.
  • Pusat kebugaran/gym.
  • Kegiatan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni SMPN 2 Bandung Nanang K. Soemita mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. “Terima kasih kepada Ikatan Dokter Indonesia Jawa Barat, Tim Biddokkes Polda Jabar, Tim BPBD Provinsi Jabar, Pengurus Ika SMPN 2 Bandung, Kepala Sekolah SMPN 2 Bandung beserta jajarannya, Komite Sekolah, relawan dokter alumni SMPN 2 Bandung, alumni lintas angkatan yang ikut sebagai relawan acara vaksinasi dan para sponsor. Berkat kerja kompak semua pihak kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Nanang.

Kegiatan vaksinasi dosis 2 ini disponsori JNE Express, Rhea Health Tone, Al Ma’soem, Moms Rubby, Dapur Cokelat, KAS, HiC-1000, Kopitera, Antis, Wings, Paxel, Radio Ardan dan Metrum. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

%d blogger menyukai ini: