Aleix Espargaro Tinggalkan Balap Sepeda, Fokus Total Jadi Tester Honda MotoGP 2026
“Awalnya Saya Mengira Bisa Menjalani Dua Dunia Berbeda, Ternyata Tidak.”
MADRID, SPANYOL (METRUM) – Setelah sepanjang tahun 2025 mencoba merangkap sebagai atlet balap sepeda profesional bersama LiDL Trek Development Team (AS) sekaligus menjadi tester untuk Honda MotoGP, akhirnya mantan pebalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, memutuskan untuk fokus penuh pada satu profesi. Mulai 2026, ia akan mengabdikan diri 100 persen sebagai tester di HRC (Honda Racing Corporation) dan menghentikan petualangannya di arena balap sepeda.
Espargaro mengakui bahwa menjalani dua peran sekaligus benar-benar tak memungkinkan. “Setahun mencoba membagi fokus antara balap sepeda di LiDL Trek Development Team dan menjadi tester Honda membuat saya sadar bahwa kata-kata manajer Honda HRC Castrol, Alberto Puig, memang tepat. Tugas sebagai tester butuh totalitas karena ini adalah pabrikan motor terbesar di dunia. Tidak mungkin berhasil jika konsentrasi terbagi. Karena itu saya putuskan untuk menjadi tester Honda MotoGP secara penuh pada 2026,” ujar pebalap berusia 36 tahun yang resmi pensiun dari MotoGP pada 2024.
Selama aktif berkarier di MotoGP, Espargaro tercatat sebagai bagian dari Aprilia Racing hingga 2024.
Balap sepeda sebenarnya merupakan hobi lamanya, itulah sebabnya ia mencoba menjajal karier profesional di cabang tersebut setelah pensiun dari MotoGP. Namun setelah melalui satu musim rangkap profesi pada 2025, ia menyadari ritmenya tidak memungkinkan. “Saya tidak akan lagi turun di balapan kompetitif, hanya akan tetap berlatih bersama LiDL Trek,” ungkapnya kepada Eurosport.
Sepanjang 2025, Espargaro beberapa kali turun di lomba, termasuk Tour d’Austria. Ia finis di posisi 85 dan 70 untuk dua etape awal, sementara pada etape ketiga ia gagal mencapai garis akhir akibat terlibat kecelakaan. Ia juga tampil di Circuito de Getxo (Spanyol) dan menutup balapan di posisi 57. Insiden kecelakaan tersebut membuatnya mengalami patah tulang rusuk, yang akhirnya mengganggu pekerjaannya sebagai tester Honda.
Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi Espargaro bahwa dua profesi berat yang sama-sama menuntut tenaga dan konsentrasi tinggi tidak bisa dijalani bersamaan. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.