Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan, Bandung Perketat Patroli Gabungan Selama Libur Sekolah
KOTA BANDUNG (METRUM) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi terkait memperkuat pengamanan wilayah menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama musim libur sekolah. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Patroli Gabungan Antisipasi Kejahatan Jalanan Tahun 2026 yang digelar di Jalan Dr. Ir. Soekarno, Jumat (12/6/2026) malam.
Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan diikuti personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), aparat kewilayahan, serta unsur TNI dan Polri.
Farhan menegaskan, patroli gabungan merupakan penguatan dari kegiatan pengamanan rutin yang selama ini telah berjalan. Peningkatan pengawasan dilakukan untuk memastikan Kota Bandung tetap aman, nyaman, dan kondusif di tengah lonjakan kunjungan wisatawan selama masa liburan.
“Kita memasuki periode ketika Kota Bandung akan menerima lebih banyak tamu dan wisatawan. Karena itu, kewaspadaan dan pengamanan harus ditingkatkan demi memberikan rasa aman bagi warga maupun pengunjung,” ujarnya.
Menurut Farhan, kehadiran aparat dan unsur pemerintah secara langsung di lapangan menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keamanan kota serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Malam ini menjadi momentum bagi kita untuk hadir memberikan rasa aman kepada warga dan wisatawan. Kita akan menegakkan hukum, menjaga ketertiban, dan memastikan keamanan Kota Bandung tetap terpelihara,” katanya.
Ia menjelaskan, patroli melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah mulai dari Satpol PP, Dishub, Kesbangpol, camat, hingga aparat kewilayahan yang bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain mengantisipasi meningkatnya jumlah wisatawan, patroli gabungan juga dilakukan untuk menekan potensi gangguan keamanan yang kerap muncul saat masa libur sekolah.
“Ketika libur sekolah, mobilitas masyarakat meningkat dan banyak pengunjung datang ke Bandung. Karena itu, kita harus memastikan semua orang dapat menikmati suasana kota dengan aman dan nyaman,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, mengungkapkan bahwa operasi pengamanan malam tersebut melibatkan sekitar 350 personel dengan dukungan hampir 100 kendaraan operasional, baik roda dua maupun roda empat.
Untuk memaksimalkan jangkauan pengawasan, seluruh personel dibagi ke dalam tiga wilayah patroli yang mencakup zona barat, tengah, dan timur Kota Bandung.
“Fokus kegiatan ini bersifat preventif. Tujuannya mencegah bertemunya niat dan kesempatan yang berpotensi memicu tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas,” ujar Dedi.
Ia menegaskan, aparat tidak akan ragu melakukan tindakan hukum terhadap pelaku kejahatan. Namun khusus bagi pelaku yang masih berusia anak atau remaja, pendekatan pembinaan dan perlindungan tetap menjadi prioritas.
Patroli gabungan berlangsung hingga dini hari dan menyisir sejumlah titik rawan di berbagai wilayah Kota Bandung. Kegiatan serupa akan terus digelar selama periode libur sekolah sebagai upaya menjaga situasi keamanan tetap terkendali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Kembang.
Dengan pengerahan ratusan personel dan dukungan lintas instansi, Pemkot Bandung berharap potensi kejahatan jalanan dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat selama musim liburan berlangsung aman, tertib, dan nyaman. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.