METRUM
Jelajah Komunitas

‘Balikin!’, Wadahnya Pegiat Sepeda Lipat Seri Bike to Work

SAAT sepeda lipat (Seli) kekinian mulai marak pada tahun 2009, salah satu brand sepeda besar di negeri ini, Polygon bekerja sama dengan Bike to Work (B2W) Indonesia meluncurkan seri sepeda lipat B2W 16/20 dengan nuansa warna kuning sesuai ciri khas B2W Indonesia.

Karena cukup spesial dan diproduksi terbatas, begitu keluar langsung habis, bahkan sampai ada yang memborong. Namun, seiring perjalanan waktu, genre seli sempat menurun beberapa tahun hingga sekitar tahun 2018 kembali marak hingga sekarang.

Seli makin booming setelah banyak brand sepeda, baik nasional maupun international memproduksi sepeda dengan desain lebih kekinian dan inovatif, mulai harga ekonomis hingga fantastis, bahkan hal itu terjadi pula di masa pendemi.

Kondisi tersebut telah memicu terangkatnya kembali Polygon seri B2W 16/20, banyak pegiat sepeda mencari dan memburunya. Bagi yang sudah lama memilikinya ada yang tetap digunakan, ada pula yang dilepas dengan berbagai alasan, seperti sudah jarang digunakan, tidak bersepeda lagi, atau tertarik dengan seli terbaru.

Kegiatan Pengukuhan Balikin pada tanggal 02-02-2020 (Foto: Dok. Cees Beurat).*

Di Bandung, dua tahun lalu sekelompok pesepeda pengguna seli tersebut yang sebagian besar aktivis B2W Bandung membentuk wadah atau komunitas pesepeda bernama Bandung Lipat Kuning (Balikin!) yang digadang-gadang menjadi satu-satunya komunitas pesepeda seli di Indonesia berdasarkan jenis, merk, seri, model, warna yang sama, ikonik, dan eye cathing.

Bermula dari keikutsertaan mereka dalam kegiatan rutin tahunan bersifat fun race yang digelar komunitas seli legendaris yaitu Sepeda Lipat Bandung (Sel-B) bertajuk Puputeran Bandung pada Senin (9/12/2019), yang mana pesertanya terbagi dalam kelompok, baik sesuai komunitas maupun berdasarkan merk.

Dari kegiatan itu mereka berkumpul, saling kontak, dan melakukan gowes bareng (Gobar) perdana pada Minggu, 2 Februari 2020, sekaligus sebagai launching dan hari jadi pendirian Balikin! di Plaza Balai Kota Bandung. Kegiatan diikuti 60 pesepeda pengguna seli Polygon seri B2W 16/20.

“Hingga saat ini jumlah anggota Balikin! sebanyak 59 orang. Kami menunjuk kang Ahmad Ridwan sesama aktivis B2W Bandung sebagai koordinator. Selama ini belum ada ketua, rencana pengangkatan kepungurusan akan dilakukan di moment hari jadi kedua tahun 2022 ini,” papar Yudi Yudiana, salah satu personil Balikin!

Sayangnya, sebulan usai pendirian, negeri ini dilanda pandemi Covid-19, membuat mereka menunda bahkan mengurungkan rencana-rencana kegiatannya, salah satunya adalah kegiatan yang diinisiasi Balikin! bersama Yellow Ranger Jogjakarta dan sudah disiapkan jauh-jauh hari yaitu Gathering Yellow Ranger (GYR) #1 dalam rangka silaturahmi pesepeda lipat Polygon B2W Se-Indonesia, rencananya akan dilaksanakan tanggal 24 April 2020 lalu di Kota Jogja

Selanjutnya Balikin! yang memang konsep kegiatannya berdasarkan gerakan bersama-sama B2W Bandung, melakukan kampanye bersepeda melalui media sosial dan mengarahkan para anggotanya sementara untuk bersepeda sendiri-sendiri dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Di masa new normal dan pembatasan aktivitas sosial, Balikin! sempat melakukan kegiatan bersepeda bersama dalam rangka kampanye Jaga Jarak, kerjasama dengan Pikiran Rakyat dan B2W Bandung pada Minggu, (8/11/2020). Kegiatannya berupa bersepeda keliling sambil membawa atribut kampanye kepada masyarakat terkait protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Sikoneng Mapay Cikoneng

Sikoneng Mapay Cikoneng artinya Si Kuning Menyusuri Cikoneng, merupakan tajuk kegiatan dalam rangka hari jadi Bakinin! yang ke-2, dilaksanakan pada Minggu, 20 Februari 2022. Tempat tersebut sengaja dipilih karena koneng dalam bahasa Sunda artinya kuning, identik sesuai warna ciri khas Balikin!

Selain itu, kawasan IPAL Cikoneng saat ini tengah populer di kalangan pesepeda karena banyak menyuguhkan spot-spot foto dengan pemandangan yang cukup memukau, apalagi jika bersepeda disana dilakukan saat cuaca cerah, pada pagi hari ketika matahari baru muncul atau sore hari untuk memburu senja.

Kegiatan akan diawali dengan bersepeda bersama atau dalam istilah mereka Kayuh Bersama (Kabar) Balikin! Peserta diajak bersepeda melipir sepanjang 27 kilometer dari tempat start di Kiara Artha Park, melalui Jalan Kiara Condong, PSM, Pindad, Soekarno-Hatta, Gedebage, jalur setapak Masjid Al Jabbar dan Kawasan Summarecon, Tegalluar, Buah Batu dan finish di Dapoer Malada-IPAL Cikoneng. Di tengah perjalanan, beberapa lokasi dijadikan tempat check point dan photo session.  

Sebelumnya, beberapa anggota melakukan Kabar Balikin! survei dan gladi resik rute tersebut sekaligus sambil sosialisasi hari jadi dan road to Sikoneng Mapay Cikoneng. Dilakukan selama dua kali, yaitu pada hari Minggu tanggal 6 dan 13 Februari 2022.

Selain ajang silaturahmi dan rasa syukur pencapaian selama 2 tahun meski dibayangi pandemi, kegiatan juga akan diisi dengan pembentukan pengurus, rapat kerja program-program kegiatan, dan juga ada foto bersama, serta pembagian doorprize persembahan sejumlah sponsor yang mendukung kegiatan tersebut.

Dirgahayu Balikin!, semoga makin guyub, sukses, dan selalu menginspirasi. Salam sehat, semangat, dan tetap waspada. Selalu berdo’a dan menerapkan protokol kesehatan, bersepeda dengan bijak, tertib dan beretika.

Salam Boseh dan Go Green! (Cucu Hambali, Bersepeda itu Baik)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.