KOTA BANDUNG (METRUM) – Konektivitas udara Kota Bandung kembali meningkat seiring kehadiran penerbangan baru Wings Air di Bandara Husein Sastranegara (BDO). Maskapai tersebut resmi membuka tiga rute baru menuju Solo, Semarang, dan Surabaya, yang akan mulai beroperasi pada 20–21 Desember 2025.
Kehadiran rute penerbangan baru dari Wings Air memperluas pilihan perjalanan bagi masyarakat Jawa Barat sekaligus memperkuat konektivitas antarkota. Setelah sempat absen, Wings Air kembali melayani penerbangan dari Bandung sebagai bagian dari strategi memperlancar mobilitas masyarakat untuk bekerja, belajar, berwisata, hingga menjalin hubungan keluarga di berbagai daerah.
Rute dan Jadwal Penerbangan Baru
Mulai 20 Desember 2025
- Bandung – Solo (IW-1904): 12.30–13.45 WIB (Kamis & Sabtu)
- Solo – Surabaya (IW-1915): 14.05–15.35 WIB (Kamis & Sabtu)
- Surabaya – Solo (IW-1914): 09.00–10.30 WIB (Kamis & Sabtu)
- Solo – Bandung (IW-1905): 10.50–12.05 WIB (Kamis & Sabtu)
Mulai 21 Desember 2025
- Bandung – Semarang (IW-1894): 11.45–12.55 WIB (Senin, Rabu, Jumat, Minggu)
- Semarang – Bandung (IW-1895): 10.15–11.25 WIB (Senin, Rabu, Jumat, Minggu)
Pembukaan rute Bandung–Solo, Bandung–Semarang, dan Bandung–Surabaya turut membuka akses lanjutan ke sejumlah kota tujuan populer di Indonesia.
Melalui Bandara Ahmad Yani Semarang, penumpang dapat terhubung ke Pangkalan Bun, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Lombok, dan destinasi lainnya.
Dari Bandara Adi Soemarmo Solo, tersedia penerbangan langsung menuju Bali.
Sementara Bandara Internasional Juanda Surabaya menjadi simpul koneksi ke berbagai kota besar seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo, Kupang, Kendari, Manado, Samarinda, Pontianak, hingga Jeddah.
Waktu transit di bandara penghubung berkisar 60–150 menit, dengan total durasi perjalanan menyesuaikan rute lanjutan.
Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, menegaskan bahwa Bandung memiliki posisi penting sebagai pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata nasional.
“Kehadiran rute baru ini memperkuat konektivitas antarkota dan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata di banyak daerah,” ujarnya.
Seluruh penerbangan mengandalkan pesawat ATR 72-600 yang terkenal efisien dan nyaman untuk rute pendek hingga menengah.
Dengan beroperasinya rute baru tersebut, Bandara Husein Sastranegara kini menawarkan pilihan perjalanan yang lebih luas, cepat, dan terhubung dengan berbagai kota tujuan utama. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.