Blockhaus Jadi Panggung Vingegaard, Eulalio Bertahan dengan Heroik
PERSAINGAN perebutan gelar Giro d’Italia 2026 akhirnya benar-benar dimulai pada Etape VII rute pegunungan berat menuju Blockhaus, Sabtu (16/5/2026) WIB. Sesuai prediksi, Jonas Vingegaard tampil dominan dengan solo break di lima kilometer terakhir untuk merebut kemenangan etape sekaligus mengirim ancaman serius kepada rival-rivalnya.
Pembalap andalan Visma Lease a Bike itu menuntaskan etape sejauh 244 kilometer dari Formia menuju Blockhaus dengan catatan waktu 6 jam 9 menit 15 detik. Vingegaard finis sendirian di depan, unggul 13 detik atas Felix Gall dari Decathlon CMA CGM, sementara juara Giro 2022 Jai Hindley dari Red Bull Bora Hansgrohe finis ketiga terpaut lebih dari satu menit.
Meski menang meyakinkan di tanjakan brutal Blockhaus, Vingegaard belum berhasil merebut kaus pink. Posisi pimpinan klasemen umum masih bertahan di tangan Afonso Eulalio dari Bahrain Victorious yang tampil spartan dan mampu finis di posisi ke-15 dengan selisih 2 menit 53 detik.
Keunggulan waktu yang sudah dikumpulkan Eulalio sejak etape sebelumnya membuat pembalap Portugal itu masih memimpin klasemen umum dengan margin 3 menit 17 detik atas Vingegaard.
Pada jumpa pers usai finis, Vingegaard mengaku kemenangan tersebut menjadi momen penting dalam debutnya di Giro d’Italia.
“Ini adalah hari yang amat penting, karena merupakan kemenangan etape pertama kali pada Giro 2026 yang pertama kali saya ikuti, jadi ini adalah hari yang amat menggembirakan, kami harus mensyukurinya,” ujar Vingegaard.
Ia juga memuji kerja solid tim Visma Lease a Bike yang sukses mengontrol tempo balapan di jalur pegunungan Blockhaus.
“Ini adalah hasil kerja sama tim yang amat kompak di rute pegunungan Blockhaus. Rekan-rekan melakukan pacing dengan amat baik memasuki 12 kilometer menuju finis dan saya meneruskannya pada lima kilometer terakhir finis terdepan,” katanya.
Vingegaard mengakui serangan penentunya tidak berjalan mudah karena Felix Gall tampil sangat kuat sepanjang pendakian akhir.
“Saya juga harus kerja keras pada lima kilometer terakhir karena Felix Gall ternyata menjadi lawan terkuat pada rute tanjakan Etape VII. Dia amat kuat dan pastinya kini Felix jadi lawan yang harus amat diperhatikan pada rute-rute tanjakan berikutnya,” ungkapnya.
Hasil Etape VII (244 km):
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) 6:09:15
- Felix Gall (Decathlon CMA CGM/Austria) + 13 dtk.
- Jai Hindley (Red Bull Bora/Australia) + 1 menit 2 dtk.
……15. Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal) +2 menit 53 dtk.
Klasemen s.d. Etape VII:
- Afonso Eulalio (Bahrain Victorious/Portugal)
- Jonas Vingegaard (Visma Lease a Bike/Denmark) +3 menit 17 dtk.
- Felix Gall (Decathlon CMA CGM/Austria) + 3 menit 34 dtk.
- Jai Hindley (Red Bull Bora/Australia) + 4 menit 25 dtk.
Giro d’Italia 2026 akan berlanjut ke Etape VIII rute Chieti–Fermo sepanjang 156 kilometer dengan karakter perbukitan dan tanjakan ringan kategori 3 serta 4 yang tetap berpotensi memunculkan perubahan klasemen. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.