METRUM
Jelajah Komunitas

Buitrago Juara Etape XVII Giro d’Italia

LAVARONE, ITALIA – Dua atlet muda berbakat masa depan Santiago Buitrago (22) asal Kolombia dan Gijs Leemreize (22) Belanda sukses break away tampil sebagai penguasa rute tanjakan etape XVII Giro d’Italia 2022 yang berlangsung di rute pegunungan Alpen, Italia dari Ponte di Legno ke Lavarone 168 km, Rabu (25/5/2022).

Setelah terlibat duel saling susul di tanjakan terakhir kategori 1 Monterovere (1.262 m) sepanjang 8 km, Buitrago (tim Bahrain Victorious) berhasil menyusul dan melewati Leemreize (tim Jumbo Visma) hanya 100 meter dari puncak tanjakan.

Setelah itu, Buitrago melaju sendirian di jalan menurun/datar sejauh 6 km dan finis terdepan di Lavarone dengan waktu 4 jam 27 menit 41 detik, Leemreize menyusul di urutan kedua tertinggal 35 detik.

Jan Hirt (Intermarche-Wanty-Gobert/Cheska) menempati posisi ketiga + 2 menit 28 detik, sehari sebelumnya ia memenangi etape XVI, dan tempat keempat Hugh Carthy (EF Education/Inggris) +2 menit 28.

Sementara dua pembalap penguasa klasemen, Richard Carapaz (Ineos/Ekuador) pemegang Maglia Rosa (kaus pink) finis kelima diikuti rangking kedua klasemen Jai Hindley (Bora/Australia) keenam, keduanya finis bersamaan + 2 menit 53 detik.

Terpaut Tipis 3 Detik

Dengan demikian tidak ada perubahan klasemen, Carapaz yang sehari sebelumnya hingga etape XVI hanya unggul amat  tipis 3 detik atas Hindley, kini tetap mempertahankan keunggulan tipis itu 3 detik atas Hindley.

Ini merupakan keunggulan tertipis kedua pemuncak klasemen dan runner up sepanjang sejarah Giro d’Italia. Keunggulan tipis sebelumnya pada Giro 1963, pemegang kaus pink hanya unggul 2 detik atas runner up klasemen.

“Persaingan sangat ketat saya dengan dukungan tim Ineos Grenadiers harus bekerja keras pada 4 etape terakhir untuk mempertahankan keunggulan ini hingga etape terakhir XXI penentuan nomor ITT di Verona, Minggu 29 Mei 2022,” ungkap Carapaz pemegang kaus pink.

Kamis (26/5/2022) etape XVIII rute perbukitan/datar, Borgo Valsugana – Treviso 156 km yang menjadi kesempatan terakhir bagi para sprinter untuk bisa unjuk gigi.

Klasemen umum hingga etape XVII (kaos pink): Posisi kesatu Richard Carapaz (Ineos Grenadiers/Ekuador) 73 jam 19 menit 40 detik, kedua Jai Hindley (Bora Hansgrohe/Australia) + 3 detik, urutan ketiga Mikel Landa (Bahrain Victorious/Spanyol) +1 menit 5 detik, keempat Joao Almeida (UAE Team Emirates/Portugal) + 1 menit 54 detik, dan posisi kelima Vincenzo Nibali ( Astana Qazakstan/Italia) + 5 menit 48 detik. (M1)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.