Carrefour Tinggalkan Taiwan, Uni-President Siapkan Identitas Baru Mulai 2026
TAIWAN, ROC (METRUM) – Taiwan akan segera kehilangan salah satu ikon ritel yang telah hadir selama puluhan tahun. Uni-President, pemilik penuh operasional Carrefour Taiwan, resmi mengumumkan pengakhiran perjanjian lisensi merek dengan Carrefour Prancis. Keputusan tersebut menandai berakhirnya penggunaan nama Carrefour di seluruh gerai hypermarket dan supermarket di Taiwan pada pertengahan 2026.
Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, seluruh jaringan ritel akan mengusung identitas baru yang hingga kini masih dirahasiakan. Langkah ini diambil hanya dua tahun setelah Uni-President Group menguasai 100 persen saham operasional Carrefour Taiwan pada Juli 2023.
Dalam pernyataannya, Uni-President menyebut keputusan tersebut sebagai bagian dari transformasi strategis guna memberikan kemandirian penuh bagi bisnis ritel di Taiwan. Perusahaan menilai dinamika pasar ritel lokal telah berubah signifikan, sehingga pendekatan bisnis dari kantor pusat Carrefour di Prancis dinilai tidak lagi sepenuhnya selaras dengan kebutuhan pasar Taiwan yang menuntut fleksibilitas dan kecepatan adaptasi.
“Penyesuaian strategi merek ini akan memperkuat otonomi dalam pengambilan keputusan, sekaligus memungkinkan Uni-President merespons kebutuhan pasar lokal secara lebih cepat dan efektif,” demikian pernyataan perusahaan.
Uni-President menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penegasan arah baru pengembangan bisnis ritel di Taiwan. Dengan pengalaman panjang tim manajemen lokal, termasuk dalam pengadaan produk internasional, perusahaan optimistis mampu memperdalam penetrasi pasar domestik.
Ke depan, Uni-President berencana memaksimalkan jaringan daring dan luring yang telah dimiliki, menghadirkan kombinasi baru antara merek lokal dan internasional yang dikurasi, serta tetap memprioritaskan produk-produk asal Taiwan.
Perubahan ini sejalan dengan tren yang terjadi di sektor ritel Taiwan, di mana sebelumnya RT-Mart juga melakukan rebranding menjadi Da Quan Lian atau Mega PX Mart. Sambil menunggu pengumuman resmi nama baru pengganti Carrefour, publik Taiwan kini menaruh perhatian pada identitas apa yang akan muncul untuk menggantikan merek ritel global yang telah lama menjadi bagian dari keseharian mereka. (M1-RTI)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.