METRUM
Jelajah Komunitas

De Kleijn Raih Kemenangan Kedua, Nusantara BYC Kokoh di Puncak Klasemen Asia LTdL

PORT DICKSON, MALAYSIA (METRUM) – Insiden yang menimpa pemegang kaus oranye atau “king of sprint” Matteo Malucelli (XDS Astana/Italia) pada tahap awal Etape VI akibat kecelakaan, membuka peluang bagi sprinter Belanda, Arvid de Kleijn (Tudor Pro Team), untuk kembali berjaya. De Kleijn sukses meraih kemenangan sprint pada Etape VI Petronas Le Tour de Langkawi (LTdL) 2025, Jumat (3/10/2025), dengan rute datar sejauh 123,5 km dari Shah Alam, Selangor menuju Port Dickson, Negeri Sembilan.

Sprinter berusia 31 tahun itu finis terdepan, mengalahkan Erlend Blikra (Uno X Mobility/Norwegia) di posisi kedua dan Manuel Penalvier (Polti Visit Malta/Spanyol) di urutan ketiga. Pimpinan klasemen Joris Delbove (Total Energies/Prancis) dan rombongan besar peloton juga finis dengan catatan waktu sama, yakni 2 jam 32 menit 55 detik.

Dengan mundurnya Malucelli akibat cedera retak bahu, kaus oranye kini beralih ke Erlend Blikra yang sebelumnya berada di posisi kedua. Bagi de Kleijn, ini menjadi kemenangan etape keduanya di LTdL 2025 setelah sebelumnya menjuarai Etape II. Sejak debut pada 2023, ia telah mengoleksi enam kemenangan etape. Meski begitu, rekor terbanyak sepanjang sejarah LTdL, yakni 24 kemenangan milik sprinter Italia Andrea Guardini, masih sulit disamai.

Sementara itu, pimpinan klasemen Joris Delbove tetap mempertahankan kaus hijau dengan keunggulan enam detik atas Anders Johannessen (Uno X Mobility/Norwegia). Dalam konferensi pers seusai podium, Delbove mengaku bersyukur tidak terlibat dalam kecelakaan akibat jalan licin karena hujan deras. Ia menegaskan timnya fokus menjaga kewaspadaan terhadap kondisi cuaca serta upaya “break away” lawan.

Untuk klasemen beregu Asia, tim Nusantara BYC (Indonesia) masih kokoh memimpin dengan selisih 6 menit 14 detik dari Aisan Racing (Jepang). Pelatih menargetkan konsistensi pada dua etape tersisa untuk mengunci gelar juara beregu Asia.

BACA JUGA:  Jaga Reputasi Italia, Dainese Menang Adu Sprint di Etape XI Giro d’Italia

Jalannya lomba berlangsung penuh drama. Baru 16 km setelah start, Malucelli terjatuh karena lubang jalan yang tergenang air hujan dan bertabrakan dengan pembalap lain, hingga terpaksa mundur. Beberapa pembalap lain, termasuk Vadim Pronsky (Terengganu Cycling/Kazakhstan) dan Christian Eiking (Unibet Rockets), juga gagal melanjutkan lomba karena cedera.

Pemegang kaus oranye king of Sprint Matteo Malucelli (XDS Astana) terjatuh pada Etape VI Le Tour de Langkawi dan harus mundur cedera. (Foto: LTdL).*

Tujuh pembalap sempat melakukan “break away” di 70 km terakhir, namun upaya mereka terhenti 14 km menjelang finis. Percobaan solo break Moh. Rosli (Terengganu Team) pada 5 km terakhir juga digagalkan peloton, sebelum akhirnya adu sprint massal dimenangkan de Kleijn.

Etape VII akan dilanjutkan Sabtu (4/10/2025) dengan rute terpanjang LTdL 2025, sejauh 214,9 km dari Melaka menuju Medini, Johor.

Klasemen sementara hingga Etape VI:

  • Kaus Hijau (Umum): Joris Delbove (Total Energies/Prancis)
  • +6 detik: Anders Johannessen (Uno X Mobility/Norwegia)
  • +6 detik: Adrien Maire (Unibet Rockets/Prancis)
  • Kaus Oranye (Sprint): Erlend Blikra (Uno X Mobility/Norwegia)
  • Kaus Polkadot (Tanjakan): Patrick Eddy (Picnic PostNL/Australia)
  • Kaus Putih (Asia): Nicolya Vinokourov (XDS Astana/Kazakhstan)
  • Beregu Umum: Unibet Tietema Rockets (Prancis)
  • Beregu Asia: Nusantara BYC (Indonesia). (M1-BK)***

komentar

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.