Debut Manis Lennart Jasch di LTdL 2026: Rajai Gunung Jerai dan Pimpin Klasemen
PEMBALAP asal Jerman, Lennart Jasch (25), tampil menggebrak pada penampilan perdananya di ajang balap sepeda Petronas Le Tour de Langkawi (LTdL) 2026. Pembalap Tudor Pro Team tersebut sukses merebut kaus oranye tanda pimpinan klasemen usai memenangi rute tanjakan Etape II dari Taiping menuju Gunung Jerai (145 km) pada Senin (28/9/2026).
Jasch mencatatkan waktu 3 jam 37 menit 21 detik setelah melancarkan akselerasi solo break mendekati garis finis di ketinggian 977 mdpl. Ia mengungguli dua jagoan tanjakan asal Spanyol dari tim Caja Rural, yakni Abel Balderstone (selisih 16 detik) di posisi kedua dan Jan Castellon (selisih 32 detik) di urutan ketiga.
Hasil ini membuat pimpinan klasemen sebelumnya, Matteo Malucelli (XDS Astana), harus rela melepas kaus oranye. Malucelli yang berkarakter sprinter tercecer jauh di posisi ke-102 dengan tertinggal 22 menit 46 detik.
Ambisi Abel Balderstone di Rute Tanjakan
Sebagai pimpinan klasemen baru, Jasch kini unggul tipis 20 detik atas Abel Balderstone. Kendati berada di posisi runner-up, Balderstone (26) tetap diunggulkan menjadi calon kuat juara umum LTdL 2026. Kualitasnya di trek menanjak membuat pembalap asal Spanyol ini diganjar kontrak tiga tahun (2027–2029) oleh tim papan atas dunia, UAE Emirates XRG.
Menatap persaingan yang makin ketat, Balderstone bertekad membuktikan kapasitasnya sebelum resmi bergabung dengan tim barunya tersebut.

“Tentu saya ingin menunjukkan kemampuan di tanjakan dengan memenangi Tour de Langkawi 2026 di tim yang saya bela saat ini, Caja Rural, dan membuktikan kemampuan saya pada tim UAE Emirates yang merekrut saya berdasarkan data performa yang telah saya capai selama di tim Caja Rural selama 4 tahun,” ungkap Balderstone.
Meski demikian, Balderstone mengakui tidak mudah untuk menggeser posisi Jasch. Ia bersiap bekerja ekstra keras pada dua etape tanjakan krusial mendatang, yaitu Etape IV (Cameron Highlands) dan Etape V (Genting Highlands).
“Dukungan rekan-rekan setim Caja Rural sangat diperlukan pada dua etape tanjakan penentu juara LTdL 2026, Etape IV dan Etape V. Mengalahkan Lennart akan sulit, tapi saya akan berusaha sekuat mungkin,” tegasnya.
Malucelli Terdepan di Etape III
Sementara itu pada Etape III yang berlangsung Selasa (29/9/2026), Matteo Malucelli kembali menunjukkan dominasinya di trek datar. Pembalap asal Italia tersebut berhasil memenangi adu sprint massal rute Sungai Petani menuju Kuala Kangsar sejauh 189 km.
Malucelli mengulangi pencapaiannya di Etape I dengan mengalahkan Riley Pickrell (Modern Adventure Team/Kanada) di posisi kedua dan Seppe Van Der Boer (Tudor Pro Team/Belgia) di tempat ketiga.
Rombongan besar peloton, termasuk pimpinan klasemen Lennart Jasch, finis bersamaan dengan catatan waktu 4 jam 31 menit 59 detik. Hasil ini membuat posisi 10 besar klasemen umum tidak mengalami perubahan.
Klasemen Sementara LTdL 2026 (Hingga Etape III):
- Lennart Jasch (Tudor Pro Team/Jerman) – 12:16:03
- Abel Balderstone (Caja Rural/Spanyol) +20 detik
- Jan Castellon (Caja Rural/Spanyol) +38 detik
- Jose Manuel Diaz (Burgos Burpellet/Spanyol) +1 menit 14 detik
- Cedric Christophersen (Unibet Rose/Norwegia) +1 menit 15 detik. (M1-BK)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.