Dishub Kota Bandung Prediksi Penumpang Bus Mudik Naik 10–15 Persen
KOTA BANDUNG (METRUM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memprediksi jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini diperkirakan terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur Idulfitri.
Menjelang arus mudik Idulfitri, jumlah penumpang angkutan bus di Bandung diperkirakan mengalami peningkatan. Dinas Perhubungan Kota Bandung memprediksi kenaikan jumlah penumpang pada tahun ini berada di kisaran 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyebutkan perkiraan tersebut didasarkan pada tren pergerakan penumpang dalam beberapa tahun terakhir.
“Kalau untuk tahun ini diperkirakan ada kenaikan penumpang sekitar 10 sampai 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Rasdian, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, Dishub melakukan analisis dengan membandingkan data mobilitas penumpang dari periode Lebaran sebelumnya untuk memproyeksikan pergerakan penumpang tahun ini.
“Kita membandingkan dengan data tahun sebelumnya, baik 2024 maupun 2025, dan terlihat ada tren kenaikan,” katanya.
Selain jumlah penumpang yang diperkirakan meningkat, armada bus yang beroperasi juga diprediksi akan bertambah. Penambahan tersebut bertujuan mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik Lebaran.
“Jumlah kendaraan bus juga ada sedikit peningkatan untuk melayani penumpang selama masa Lebaran,” ujarnya.
Untuk mendukung kenyamanan penumpang, Dishub Kota Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas di terminal. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu, layanan kesehatan, serta dukungan kebersihan bagi para pengguna jasa transportasi.
“Kita juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di terminal seperti ruang tunggu, layanan kesehatan dan kebersihan,” kata Rasdian.
Selain itu, Dishub juga menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna memastikan layanan transportasi selama periode Lebaran dapat berjalan dengan baik.
“Koordinasi kita lakukan dengan berbagai pihak agar penyelenggaraan angkutan Lebaran ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya. (M1)***
Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.